Trending
Dalam Kesenian, Kota Tasikmalaya Harus Punya Ciri Sendiri

Dalam Kesenian, Kota Tasikmalaya Harus Punya Ciri Sendiri

Senin, 21 Oktober 2019 18:25 Roki Sabirin Mice



Koropak.co.id - Tidak hanya sekedar mengadakan pameran karya seni rupa, Rumpun Seni Rupa Dewan Kesenian Kota Tasikamalaya (DKKT) mengundang beberapa kurator dalam acara Kibar Budaya Jilid 5 yang digelar di Nyalse Cafe & Gallery, Jalan SL Tobing no 14 dihadiri, Minggu (20/10/2019).

Salah seorang kurator dari Komunitas Seni Rupa Rumah Proses Bandung, Rudi ST Darma mengatakan dengan melihat intensitas seni rupa di Kota Tasikmalaya, tidak dapat dibandingkan dengan daerah lain.

Dengan adanya kurator yang merupakan jembatan antara pelukis dan penikmat, ucap Rudi, menjadi media menerjemahkan cara berpikir para seniman ke dalam teks book yang diorientasikan pada satu tujuan yang disepakati.

"Kurator itu merupakan media penerjemah dari sebuah karya seni untuk masyarakat sehingga dapat dipahami oleh khalayak banyak," katanya.

 

Koropak.co.id - Dalam Kesenian, Kota Tasikmalaya Harus Punya Ciri Sendiri (2)

 

Baca : Saat Ini Kritikus Sastra Lebih Sedikit Dibanding Karya

Tidak dapat dimungkiri lagi, kata Rudi, saat ini lebih banyak senimannya dibanding dengan seorang kurator, hal ini karena berdasarkan minat serta passion orang tersebut.

"Kurator lebih sedikit dari pada perupa. Itu semua karena minat dan passion seseorang tapi setiap orang atau setiap seniman sudah melakukan kerja kurasi," kata Rudi.

Ditambahkan Rudi, dalam kesenian Kota Tasikmalaya harus mengenal dirinya sendiri serta karakteristik yang menjadi khas sehingga masyarakat luar akan mengenal Kota Tasikmalaya dari ciri khasnya.*

 

Baca pula : Pameran Rupa, Ajang Pendalaman Kesenian di Kibar Budaya

 

Berita Terkait