Trending
Keanekaragaman Tari Nusantara Beri Wawasan Bagi Apresiator

Keanekaragaman Tari Nusantara Beri Wawasan Bagi Apresiator

Senin, 18 November 2019 22:35 Erni Nur'aeni Mice



Koropak.co.id - Lima sanggar tari yang ada di Kota Tasikmalaya, yakni Mayang Binangkit, Dewa Motekar, Adi Luhung, Kirana Sarimbit, dan Sekar Manis memeriahkan Kibar Budaya Jilid 5 yang dilaksanakan oleh Rumpun Tari Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Minggu (17/11/2019) dengan menampilkan tari-tarian khas Nusantara.

Dikonfirmasi Koropak, Senin (18/11/2019) Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Hadian menyampaikan keragaman kesenian tari tersebut harus diangkat agar tetap lestari. Diperlukan regenerasi dengan merangkul kaum milenial agar mereka tidak melupakan budaya sendiri.

"Kekhawatiran saat ini, adalah dengan tidak adanya estafet dalam melestarikan kebudayaan di Kota Tasikmalaya. Dengan diadakannya pentas Tari Nusantara di Kibar Budaya Jilid 5, menjadi salah satu cara untuk mengenalkan dan mewariskan budaya dari generasi ke generasi," ujarnya.

Setelah adanya pagelaran tarian tersebut dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat Kota Tasikmalaya, bahwa sanggar-sanggar lokal pun dapat menampilkan keanekaragaman Tarian Nusantara.

 

Koropak.co.id - Keanekaragaman Tari Nusantara Beri Wawasan Bagi Apresiator (3)

 

Baca : Tarian Jawa Barat Hingga Papua Jadikan Kibar Budaya Miniatur Nusantara

Untuk sekolah Seni Budaya, kata Hadian, saat ini hanya ada 6 di Jawa Barat termasuk Kota Tasikmalaya yaitu SMK Seni Budaya, dan hal ini salah satu untuk mengangkat budaya di Sekolah serta menjadi sarana prasarana dalam mengestafetkan kepada para generasi milenial.

"Nilai-nilai budaya dari luar Kota Tasikmalaya sudah masuk dengan cepat salah satunya budaya K-Pop dari Korea, mulai dari musik, film sampai makanan. Pentas Tari Nusantara ini merupakan salah satu filter budaya di kalangan remaja," ujarnya.

Ke depan, harus diadakan forum diskusi untuk mengangkat salah salah seorang seniman yaitu Mang Koko, yang saat ini orang hanya mengenal sebagai nama jalan saja yang berada di Indihiang.

Padahal, Mang Koko merupakan seniman Tasikmalaya, kita apresiasi karya-karya Mang Koko misalnya mengadakan pasanggiri lagu-lagunya. Sehingga kedepannya akan muncul Mang Koko lainnya, karena selama ini belum tergantikan.*

 

Baca Juga : Melalui Pasanggiri Jaipong Terus Dilestarikan Di Jawa Barat

 

Berita Terkait