Trending
Syukur Waktu Jadi Spirit Seniman Untuk Senantiasa Berkarya

Syukur Waktu Jadi Spirit Seniman Untuk Senantiasa Berkarya

Sabtu, 28 Desember 2019 19:38 Erni Nur'aeni Mice



Koropak.co.id - Berbagai atraksi seni, baik tradisional maupun modern warnai pembukaan Festival Seni Budaya Akhir Tahun Syukur Waktu 8 yang digagas Komunitas Cermin Tasikmalaya (KCT), di Taman Kota Tasikmalaya, Jumat (27/12/2019). Dalam Syukur Waktu 8, digelar pula pameran foto serta karya seni lukisan.

Istri Wakil Walikota Tasikmalaya, Hj. Rukmini Yusuf menuturkan Syukur Waktu merupakan aktivitas yang sangat positif serta menginspirasi dan menjadi salah satu ajang dalam silaturahmi bersama para seniman.

"Syukur Waktu ini menjadi event yang sangat tepat dilaksanakan untuk mengisi acara di akhir tahun, mengingat para seniman mengajak masyarakat untuk berbaur bergembira bersama merayakan malam pergantian tahun," katanya.

Ditambahkan Rukmini, Syukur Waktu juga patut diapresiasi mengingat event tersebut tidak hanya mempersatukan para seniman, tetapi memberikan ruang kepada generasi muda untuk berekspresi melalui karya seni, baik seni lukis, teater, musik dan beragam kesenian.

"Dunia seni tidak akan ada habisnya. Tanpa seni maka dunia ini akan hambar. Harapan kami dengan adanya kesenian di Kota Tasikmalaya menjadikan kota ini lebih berwarna, menjadi lebih baik dari tahun lalu, serta Kota Tasikmalaya dapat semakin maju dan berkah dalam berbagai bidang kehidupan," kata Rukmini.

 

Koropak.co.id - Syukur Waktu Jadi Spirit Seniman Untuk Senantiasa Berkarya (2)

 

Baca : Festival Seni Budaya Syukur Waktu Dibuka Dengan Melukis Bersama

Ketua KCT, Ashmanyah Timutiah yang akrab disapa Acong mengatakan Syukur Waktu digelar dengan tujuan mempersatukan kesenian modern dan tradisional dengan turut melibatkan masyarakat.

"Dalam melukis bersama pada pembukaan Syukur Waktu 8, kami melibatkan segenap lapisan masyarakat karena semua orang dapat melukis, dan melukis dapat dilakukan semua orang meskipun semua orang tidak tentu ahli dalam melukis," katanya.

Acong berharap Syukur Waktu menjadi salah satu media untuk meningkatkan motivasi kepada para seniman untuk selalu berkarya, menjaga nilai silaturahmi, serta menjaga ruang publik yang ada di Kota Tasikmalaya agar tetap berwarna dengan kesenian.*

 

Baca pula : Festival Seni Budaya Syukur Waktu Dibuka Dengan Melukis Bersama

Berita Terkait