Trending
Pewayangan Sekar Bangbara Tasikmalaya Suguhkan Aransemen Musik Bambu

Pewayangan Sekar Bangbara Tasikmalaya Suguhkan Aransemen Musik Bambu

Selasa, 31 Desember 2019 18:27 Roki Sabirin Tradisi



Koropak.co.id - Pewayangan Sekar Bangbara Tasikmalaya yang merupakan salah satu pengisi dalam pagelaran Festival Seni Budaya Akhir Tahun Syukur Waktu 8 yang digagas Komunitas Cermin Tasikmalaya (KCT), mengisi hari keempat gelaran Syukur Waktu yang digelar di Taman Kota Tasikmalaya, Senin (30/12/2019) menyajikan pewayangan komedi dengan aransemen musik berbahan bambu.

Dikonfirmasi Koropak, Selasa (31/12/2019), Pembina Sekar Bangbara, Egi Supriadi mengatakan Syukur Waktu merupakan sebuah suguhan yang sangat positif bagi masyarakat sebab yang disajikan tidak hanya sekedar tontonan, namun juga menjadi sebuah pembelajaran menarik.

"Syukur Waktu sangat bagus untuk meningkatkan potensi-potensi seni Kota Tasikmalaya, khususnya bagi kalangan generasi muda," ujar Egi.

Dikatakan Egi, Sekar Bangbara menyuguhkan pewayangan modern dengan aransemen musik dari bambu dengan harapan kaum muda dapat lebih terinspirasi, dan tidak hanya terpatok terhadap alat musik yang sudah ada.

 

Koropak.co.id - Pewayangan Sekar Bangbara Tasikmalaya Suguhkan Aransemen Musik Bambu (2)

 

Baca : Atraksi Badut Tasik Ajak Masyarkat Ceria Di Syukur Waktu 8

Sementara itu, Dalang Pewayangan Sekar Bangbara, Cepi Whisesa mengatakan keterbatasan bukanlah sebuah halangan untuk dapat menggali potensi serta berekspresi, justru dengan menggunakan alat seadanya akan semakin menambah nilai kreativitas seniman itu sendiri.

"Jangan berhenti dalam keterbatasan. Kami juga terus menggali, tidak menjadikannya keterbatasan ini sebagai sebuah halangan. Di tahun yang akan datang, kami berharap para seniman yang belum tersentuh perhatian, bisa mendapat dukungan untuk berkembang," ujarnya.*


Baca juga : Puluhan Peserta Antusias Belajar Teknik Dasar Melukis