Trending
Mitos Cadas Pangeran Sumedang

Mitos Cadas Pangeran Sumedang

Kamis, 15 Februari 2018 07:07 Kemala Adiyatma destinasi


Cadas Pangeran yang Terkenal Angker

Koropak.co.id - Kota Sumedang yang terkenal dengan jajanan khas berupa tahu Sumedang ini, ternyata memiliki mitos yang tidak disangka-sangka, salah satunya mitos Cadas Pangeran. Mungkin bagi masyarakat Sumedang, nama Cadas Pangeran sudah tidak asing lagi terdengar di telinga dalam hal keangkerannya. Pasalnya kisah misteri Cadas Pangeran Sumedang kerap sekali diperbincangkan oleh berbagai kalangan masyarakat seiring dengan banyaknya keganjilan dan hal yang mengejutkan di Cadas Pangeran tersebut.

Cadas Pangeran adalah nama suatu tempat, kira-kira enam kilometer sebelah barat daya kota Sumedang, yang menjadi akses Jalan Raya Bandung—Cirebon. Pemberian nama ini terkait dengan pembangunan Jalan Raya Pos Daendels yang melintasi daerah ini. Karena medan yang berbatu (cadas), lima ribuan jiwa pekerja kehilangan nyawanya. Hal ini membuat marah penguasa Kabupaten Sumedang, Pangeran Kusumadinata IX (1791-1828) yang lebih populer dengan sebutan Pangeran Kornel.

Mitos Cadas Pangeran SumedangMaklum saja, Daendels terkenal dengan kekejamannya dan berlaku sangat keras. Sebaliknya, bagi bangsa Indonesia, kekejian Daendels sangat dibenci hingga ia mendapat julukan "Mas Galak" atau "Mas Guntur". Konon, peristiwa pembuatan jalan tersebut merupakan salah satu peristiwa besar yang hingga kini masih kerap menjadi cerita masyarakat Indonesia yang menggambarkan kekejaman penjajahan di Indonesia.

Kabar mengenai ribuan penduduk Sumedang yang tewas akibat kerja rodi tersebut, tentu membuat Pangeran Kornel murka. Dia pun merasa terpanggil untuk membela rakyatnya dari tindasan Daendels. Pangeran Kornel segera mengirimkan beberapa orang kepercayaannya ke lokasi pembuatan jalan yang masih berupa hutan belantara, bercadas keras, dengan berbagai binatang buas yang masih berkeliaran.

Setelah meneliti keadaan di lapangan, orang-orang suruhan Pangeran Kornel mengungkapkan bahwa kondisi para pekerja paksa sangat memprihatinkan. Bahkan, mereka hanya mempergunakan peralatan atau perkakas yang tergolong sederhana untuk memapas tebing.

Kini Jalan Cadas Pangeran kerap disebut-sebut sebagai salah satu jalan yang menakutkan serta sering terjadi peristiwa aneh di luar nalar manusia. Tidak heran sebagian orang menganggap Cadas Pangeran merupakan jalan terangker yang terdapat di wilayah Sumedang.

Tanjakan curam serta belokan yang tajam diwarnai dengan jurang di kanan kiri jalan seakan tepat menggambarkan jalan raya penghubung Cirebon dan Bandung ini. Selain pemandangan alam yang indah di kanan kiri bukit rupanya kisah misteri kerap pula terjadi di wilayah ini, khususnya kisah tentang makhluk ghaib yang kerap dituturkan masyarakat.

Beberapa faktor menjadi alasan disematkannya julukan seram pada jalan tersebut. Pengendara harus ekstra waspada melewati jalan tersebut. Belum lagi ketika malam tiba, jalan tersebut terbilang sepi karena tidak ada pemukiman warga di sisi-sisi jalan, efek kondisi jalan yang diapit oleh tebing dan jurang.

Beberapa kepercayaan kerap dilakukan oleh masyarakat setempat guna mengantisipasi terjadi kecelakaan atau kejadian tidak diinginkan, salah satunya melempar puntung rokok yang harus dinyalakan dulu. Selain itu,ada mitos lainnya yang menyatakan di sekitar Cadas Pangeran, hidup ular besar di dasar jurang di samping Jalan Cadas Pangeran. Percaya atau tidak percaya, terpenting tetap berhati-hati saat berkendara.*

Berita Terkait