Trending
Mari Selamatkan Penderita Thalassemia Melalui Donor Darah

Mari Selamatkan Penderita Thalassemia Melalui Donor Darah

Sabtu, 18 Januari 2020 19:15 Eris Kuswara Komunitas



Koropak.co.id - Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan dari orang tua yang membuat penderitanya mengalami anemia atau gejala kurang darah. Diketahui, hingga saat ini di Kota Tasikmalaya sendiri jumlah penderita penyakit Thalassemia kurang lebih sekitar 113 orang.

Demikian disampaikan Perwakilan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Dr Soekardjo Tasikmalaya, Rina Suhartini kepada Koropak selepas mengikuti kegiatan Milangkala Ke-18 Oi Zig Zag Tasikmalaya yang dilaksanakan di GOR Kelurahan Indihiang Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/1/2020).

"Dari sekitar 113 orang penderita tersebut, setiap penderita penyakit Thalassemia membutuhkan 2 kantung labu darah dari 2 pendonor darah. Meskipun sering dilaksanakan kegiatan donor darah setiap bulannya, namun jumlahnya selalu kurang sehingga kebutuhan tidak kunjung tercukupi," kata Rina.

Ditambahkan Rina, hal itu disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk mau mendonorkan darah, seiring dengan ketidaktahuan masyarakat akan manfaat donor darah.

 

Koropak.co.id - Mari Selamatkan Penderita Thalassemia Melalui Donor Darah (1)

 

Baca : Sejak 2000, Anggota Oi Tasikmalaya Capai 4000 Orang

 

Sementara itu, untuk kendala yang sering dialami UTD RSUD Dr Soekardjo pun sama seperti pada umumnya, yakni kurangnya stok darah akibat minimnya pendonor.

"Oleh sebab itu, ketika ketersediaan darah tidak ada, kami mencoba dengan menggelar event donor darah atau mengikuti event seperti ini. Untuk saat ini penyumbang darah terbesar adalah Plaza Asia karena di sana rutin digelar donor darah setiap 3 bulan sekali, sehingga kami terkadang bisa mendapatkan pendonor hingga 130 kantung darah," ucapnya.

Rina menuturkan, banyak yang beranggapan bahwa demi mendapatkan darah, pasien harus membeli. Pada kenyataannya, pasien bukan harus membeli, hanya sebagai biaya pengganti pengolahan darah saja mulai dari biaya pengganti untuk kantong darah, serta uji Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) meliputi HIV/AIDS, HBsAg, HCV, dan RPR (sifilis).

"Dikarenakan golongan darah yang harus kami dapatkan itu berkualitas dan aman dari penyakit tersebut, kami sebagai UTD RSUD hanya sebatas melayani permintaan darah sesuai dengan diagnosa dari dokter. Kami berharap dengan diadakannya kegiatan donor darah oleh Oi Zig Zag Tasikmalaya, semoga bisa memotivasi organisasi lain untuk menggelar donor darah," ujarnya.*

 

Baca : Oi Zig Zag Tasikmalaya Rayakan Milangkala Dengan Baksos

 

Berita Terkait