Trending
Damas Cabang Tasikmalaya Lantik Pengurus Baru Periode 2019 - 2022

Damas Cabang Tasikmalaya Lantik Pengurus Baru Periode 2019 - 2022

Sabtu, 18 Januari 2020 21:38 Eris Kuswara Komunitas



Koropak.co.id - Organisasi Daya Mahasiswa Sunda (Damas) dan Korps Alumni Daya Mahasiswa Sunda (Kadamas) Cabang Tasikmalaya menggelar kegiatan Pangistrenan Damas XII Tahun Anggaran 2020-2022 dan Kadamas I Tahun Anggaran 2019-2023 Cabang Tasikmalaya yang digelar di Gedung Gelanggang Muda (GGM) Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/1/2020).

Mengusung slogan "Elmu Luhung Kasakti Diri", kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya Hadian, Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan Kota Tasikmalaya H Undang Hendiana, Sesepuh Damas XII Andri Candiaman, beserta tamu undangan lainnya.

Dijumpai Koropak selepas kegiatan, Sesepuh Pengurus Damas XII Cabang Tasikmalaya, Andri Candiaman mengatakan Damas merupakan suatu organisasi mahasiswa dan tempat berhimpunnya para mahasiswa dan nonoman khususnya yang memiliki pemikiran kemahasiswaan terutama dalam mengembangkan seni budaya sunda atau kesundaan.

"Damas berada di seluruh Provinsi Jawa Barat dan salah satunya di Tasikmalaya. Untuk program Damas, kami akan mengadakan kegiatan mieling poe basa indung atau memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia pada 21 Februari 2020 mendatang," kata Andri.

 

Koropak.co.id - Damas Cabang Tasikmalaya Lantik Pengurus Baru Periode 2019 - 2023 (2)

 

Baca : Ngamumule Basa Indung di Lemah Cai

 

Ditambahkan Andri, Damas juga sering mengadakan berbagai kegiatan di organisasi seperti penerimaan anggota baru atau mimitran, pelantikan pengurus baru atau pangistrenan serta kegiatan kesundaan lainnya.

"Kami berharap untuk pengurus baru, semakin membuka peluang bagi generasi muda untuk lebih mengenal, memahami kesundaan dan budaya sunda. Tentu saja dalam era globalisasi ini, Damas harus bisa mengikuti kemajuan zaman terutama dalam pengembangan bidang kebudayaan dan juga pengembangan berorganisasi," ucapnya.

Dituturkan Andri, Damas berdiri di Jawa Barat sejak tahun 1965, namun untuk di Kota Tasikmalaya berdiri sejak tahun 1975 untuk angkatan pertama. Sementara itu, untuk target ke depan diharapkan Damas bisa lebih merekrut para nonoman atau anggota baru agar lebih banyak yang mencintai budaya sunda.*

 

Baca : Damas Siap Gelorakan Kembali Cinta Generasi Muda Akan Seni dan Budaya

Berita Terkait