Trending
Sebelas Hari Istimewa, Perjalanan Mimpi Menuju Tanah Nenek Moyang

Sebelas Hari Istimewa, Perjalanan Mimpi Menuju Tanah Nenek Moyang

Senin, 10 Februari 2020 14:10 Erni Nur'aeni Mice


 

Koropak.co.id - Buku "Sebelas Hari Istimewa" karya Ratna Ayu Budhiarti mengupas perjalanan mimpinya menuju tanah nenek moyangnya yakni Belanda, yang dilanjutkan berkeliling ke Prancis. Sang penulis pun mencurahkannya dalam puisi dari berbagai sudut yang menarik perhatiannya.

Dikonfirmasi Koropak, Senin (10/2/2020), Penulis, Ratna Ayu Budhiarti menuturkan buku yang pernah dikupas Teater Beranda 57 pada 5 Februari 2020 tersebut merupakan buah pengalaman mimpinya saat berkeliling ke Belanda, Prancis dan negara-negara lain di Eropa.

Dalam mimpinya, selama berkeliling dunia, Ratna tidak ingin menyia-nyiakannya hanya dalam sebuah foto atau cerita. Namun ia ingin membagikan kenangan, kesan perjalanan, mengabadikan, menunjukan bahwa mimpi yang dipelihara suatu saat akan terwujud

"Saya keturunan Belanda, dan ketika saya mendalami tentang Belanda serta negara-negara lainnya di Eropa, dan turut dipengaruhi bacaan-bacaan tentang keelokan negeri di sana, membuat saya ingin ke sana. Di mimpilah saya bejalan-jalan ke sana, dan saya ungkapkan lewat buku saya ini," tuturnya.

 

Koropak.co.id - Sebelas Hari Istimewa, Perjalanan Mimpi Menuju Tanah Nenek Moyang (2)

 

Baca : Kupas Novel Jais Darga, Berikan Kesan Bermakna

Negara-negara seperti Belanda, serta Prancis merupakan cita-citanya untuk safari karena diakui Ratna, dia banyak dipengaruhi oleh bacaan yang kental dengan latar belakang negara-negara di Eropa, yang banyak menampilkan keelokan. Terlebih, Ratna sendiri merupakan keturunan asal Belanda.

"Di buku-buku yang saya baca itu, banyak digambarkan bahwa Belanda, Prancis dan negara-negara lain di Eropa memiliki bangunan yang elok, yang menjadi imajinasinya untuk direfleksikan ke dalam sebuah gambar," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Ratna akan menerbitkan buku lainnya yang berisi kumpulan cerita pendek (cerpen), dan akan menggarap monolog Happy Salma bersama Teater Inggit Garnasih di Jakarta pada April 2020 mendatang.*

 

Baca pula : Eksplorasi Nidah dan Kegundahan Pelacur

Berita Terkait