Trending
Angklung Buhun dan Dogdog Lojor di Kasepuhan Ciptagelar

Angklung Buhun dan Dogdog Lojor di Kasepuhan Ciptagelar

Sabtu, 22 Februari 2020 21:28 Lufti Zaidan Tradisi


 

Koropak.co.id - Angklung bagi warga Kasepuhan Ciptagelar, Kampung Adat Sunda di Gunung Halimun, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat bukanlah sekedar instrumen musik, tapi menjadi media untuk upacara ritual.

Dalam perjalanannya, Aki Dai dipercaya Abah Ugi Sugriana Rakasiwi menjadi rorokan atau baris kolot yang bertanggung jawab dalam bidang kesenian angklung di Kampung Gunung Halimun.

Terdapat perbedaan angklung Ciptagelar dengan dengan daerah lain. Ukurannya lebih besar, dengan ketinggian mencapai satu meter. Bagian atas angklung terdapat rarawis yang berfungsi sebagai penghias, mempercantik angklung.

Adapun alat musik pasangan angklung yaitu dogdog lojor. Berbentuk seperti bedug namun lebih kecil, terbuat dari bambu setengah tua. Satu sisinya ditutupi kulit yang dikeringkan terlebih dahulu, dipotong seukuran bambu yang dililit rotan.

 

Koropak.co.id - Angklung Buhun dan Dogdog Lojor di Kasepuhan Ciptagelar (2)

 

Angklung dan dogdog lojor sering ditampilkan hampir di seluruh upacara dari mulai penyambutan tamu, bulan purnama, ngayaran, sampai upacara adat seren taun yang diadakan setahun sekali. Dalam kepercayaan masyarakat adat, apabila dalam suatu acara masyarakat tidak memainkan angklung, biasanya orang tersebut akan sakit.

Kesenian angklung dan dogdog lojor di Ciptagelar selain dijadikan ungkapan penolak bala, juga menjadi sarana ungkapan rasa syukur hasil pertanian, dan persembahan dalam ritual khusus atas kesuburan hasil padi melimpah. Hal tersebut, terlihat dari bentuk angklung yang memiliki makna simbolis.

Lengkungan bulat di bagian atas sebagai gambaran akan kekuatan tekad, rarawis ibarat rambut sebagai mahkota pada manusia, serta makna angklung dan dogdog lojor sebagai pasangan terus dipertahankan, menyiratkan pemberitahuan, peringatan, larangan dan ajakan bagi para petani untuk meningkatkan persatuan, kebersamaan dalam setiap niat, dan gerak dalam mencapai kesejahteraan bagi seluruh warga Kasepuhan Ciptagelar.*

 

Baca pula : Pengrajin Angklung Generasi Keempat, Penerus Warisan Dunia

 

Berita Terkait