Trending
Seuntai Legenda Makam Gentong di Winduraja, Kawali Ciamis

Seuntai Legenda Makam Gentong di Winduraja, Kawali Ciamis

Selasa, 25 Februari 2020 20:29 Rizal Amirullah Legenda



Koropak.co.id - Statement Ridwan Saidi tentang tidak adanya kerajaan di Ciamis menuai reaksi keras dari masyarakat, khususnya budayawan dan sejarahwan Ciamis mengingat banyak sekali peninggalan-peninggalan yang menunjukan dahulunya ada peradaban kerajaan di Ciamis.

Salah satunya Makam Gentong yang merupakan sebuah pemakaman tua yang terletak di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Konon katanya, Makam Gentong dahulunya merupakan pusat kerajaan Sunda.

Oleh masyarakat setempat, Makam Gentong dianggap keramat mengingat berdasarkan tradisi lisan yang beredar dari mulut ke mulut, konon banyak kejadian di luar nalar yang terjadi di Makam Gentong. Salah satunya kejadian terang benderangnya kompleks pemakamam tersebut.

 

Koropak.co.id - Seuntai Legenda Makam Gentong di Winduraja, Kawali Ciamis (3)

 

Baca : Winduraja dan Sakralnya Tiga Makam Keramat Raja Sunda

 

Bahkan masyarakat setempat juga percaya ada beberapa lahan di area Makam Gentong tersebut yang tidak boleh digarap. Maka tak heran sampai sekarang tempat itu pun dirumbuhi semak belukar. Kejadian aneh lainnya yang dianggap ada kaitannya dengan Makam Gentong adalah ketika Pemerintah Desa Winduraja mencoba membuat sumur artesis di sekitar area Makam Gengtong. Berkali-kali mata bor sumur artesis patah, sehingga proyek pengeboran sumur artesis pun dibatalkan.

Berdasarkan penelusuran Koropak, bebatuan yang ada di tempat pemakaman tersebut berbentuk batu pipih, bukan batu bulat. Bahkan di Makam Gentong tersebut juga terdapat meja batu berukuran 50x70 cm dengan beberapa batu kecil di sekitarnya.

 

Koropak.co.id - Seuntai Legenda Makam Gentong di Winduraja, Kawali Ciamis (2)

 

Dikonfirmasi Koropak, Selasa (25/2/2020) Budayawan Ciamis, Atus Gusmara menceritakan berdasarkan cerita turun temurun yang tersebar di masyarakat Winduraja, meja batu tersebut dahulunya dipakai untuk musyawarah Raja-Raja Sunda sebab diperkirakan di Makam Gentong dahulunya merupakan pusat kerajaan Sunda.

"Cerita melegenda lain yang beredar di masyarakat tentang meja batu adalah dipercayanya meja batu sebagai tempat untuk menyimpan persembahan sebagai tanda bersyukur atas hasil panen yang didapat. Adapula yang mempercayai batu meja dahulunya dipakai sebagai tempat penobatan Raja Sunda," kata Atus.

Hal itu mungkin saja benar, kata Atus, sebab munurut buku sejarah Sunda, Raden Wijaya yang merupakan Raja Majapahit adalah Putra Raja Sunda ke-26 yang mendirikan pusat kerajaannya di Winduraja.

"Konon Kompleks Makam Gentong ini dahulunya gunakan untuk pertemuan Raja Sunda. Bahkan area Makam Gentong dipercaya sebagai bekas bangunan kerajaan yang terbuat dari batu pipih. Bahkan, sumur-sumur warga yang bermukim di sekitar Makam Gentong, tatkala berada di kedalaman 20 meter ditemukan batu pipih," kata Atus.*

 

Baca pula : Menakar Kisah Dua Legenda Ciakar Kabupaten Ciamis

Berita Terkait