Trending
Milangkala 12 Tahun LJSK

Milangkala 12 Tahun LJSK

Jum'at, 18 Agustus 2017 16:49 Eris Kuswara Komunitas


LJSK Nyatakan Siap Berbakti Pada Ibu Pertiwi

Koropak.co.id - Bertempat di Kawasan Perkemahan Gunung Cakrabuana Tasikmalaya, Komunitas Lacak Jejak Sudut Kompas (LJSK) memperingati hari jadinya ke-12 tahun dengan menggelar camping dan ramah tamah. Turut mengundang pula berbagai komunitas pecinta alam se-Tasikmalaya. Pada kesempatan yang sama, gerakan pramuka SMPN 1 Pagerageung tengah menggelar kemah di tempat yang sama sehingga ikut serta dalam acara Milangkala ke-12 tahun LJSK.

Peringatan hari jadi komunitas yang berdiri pada 16 Agustus 2005 ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan silaturahmi antar anggota sehingga semakin menegaskan kesatuan visi dan misi untuk berbakti pada lingkungan dan sosial.

Ketua Pelaksana Milangkala ke-12 LJSK, Hidir Angga Perbata menuturkan dalam kegiatan yang didukung Koropak.com sebagai media partner ini, turut dipaparkan kembali sepak terjang LJSK yang sempat vakum dan aktif kembali pada 2016 dengan menggelar aksi nyata untuk sosial dan lingkungan.

"Kami mengundang Abah Asep, aktivis lingkungan yang juga penggiat Komunitas Citanduy Lestari. Beliau yang sudah lebih dari 32 tahun mengabdi untuk konservasi alam, akan mendeskripsikan kondisi lingkungan saat ini yang semakin memprihatinkan dengan tujuan untuk mengajak seluruh pegiat pecinta alam, khususnya LJSK untuk senantiasa bersama-sama melakukan aksi nyata menjaga dan merawat lingkungan," katanya.

Sementara itu, ujar Hidir, pasca kegiatan Milangkala ke-12 tahun, LJSK bersiap untuk melaksanakan berbagai program nyata, mulai dari program kerjasama dengan Konci untuk menjaga dan merawat Kawasan Sungai Citanduy, bakti sosial untuk pengecatan madrasah dengan

sumber dana dari donatur, serta Ekspedisi Gunung Galunggung guna meneliti dan melengkapi data-data statistik yang sudah ada.

"Pengecatan madrasah sendiri merupakan aksi bakti sosial kami sekaligus bentuk demo positif kepada pemerintah agar lebih peduli memperhatikan fasilitas pendidikan," ucapnya.

Sementara itu, aktivis lingkungan yang juga penggiat Komunitas Citanduy Lestari, Abah Asep menjelaskan bahwa komkondisi lingkungan saat ini semakin mengkhawatirkan. Semakin banyak orang yang tidak peduli terhadap lingkungan.

"Semakin luas eksploitasi alam yang bencana melanda negeri. Oleh sebab itu saya mengajak pecinta alam untuk peduli lingkungan, jangan hanya wacana, tapi saatnya untuk melakukan aksi nyata, berkarya bagi lingkungan," ujarnya.

Kepala Suku LJSK, Alan Ramlan menuturkan di usia ke-12 tahun, diharapkan LJSK semakin kompak, dan semakin menjaga komitmennya untuk senantiasa mengabdi kepada lingkungan dan sosial sebagaimana visi misi LJSK.

"Semoga kebersamaan dan kekompakan kita dalam setiap aksi nyata kita, akan selalu membuahkan hasil yang positif dan bermanfaat bagi lingkungan dan sosial," kata Alan.*

Berita Terkait

LJSK Edukasi Tanpa Henti

LJSK Edukasi Tanpa Henti

Koropak.co.id - Survival, tehnik bertahan hidup di alam bebas menjadi…

03 April 2018 11:00:17