Trending
Rukmini Affandi Apresiasi Minat Milenial Kota Tasikmalaya Pada Seni Lukis

Rukmini Affandi Apresiasi Minat Milenial Kota Tasikmalaya Pada Seni Lukis

Sabtu, 08 Agustus 2020 22:59 Adin Wardini Mice


Koropak.co.id - Istri Wakil Walikota Tasikmalaya, Hj Rukmini Affandi, secara resmi membuka Pameran Lukisan Milennial 2020 yang diselenggarakan Sanggar Brahmasrta Art, di Hotel Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Jumat (7/8/2020). Pameran digelar hingga 15 Agustus 2020 mendatang.

Hj Rukmini Afandi mengatakan, dirinya mengapresiasi kegiatan pameran lukisan milenial 2020. Kegiatan tersebut menurutnya bisa menjadi motivasi kepada anak-anak yang mengikuti pameran seni lukis, untuk belajar dan melatih berekspresi melalui lukisan. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, dimana anak-anak lebih banyak diam di rumah.

"Dengan bimbingan orang tua, luang waktu yang ada, bisa dimanfaatkan anak-anak untuk berkarya. Apalagi jika para orangtua juga mampu mendorong mereka berimajinasi dengan potensi yang mereka miliki dan mereka bisa menuangkan imajinasi tersebut di atas kanvas," kata Rukmini.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Tasikmalaya dan Gubernur Jawa Barat yang telah membantu dalam segi anggaran untuk pembangunan Gedung Art Center, meskipun pembangunan gedung tersebut hingga kini belum tuntas.

“Tentunya kami berharap semua seniman yang memiliki potensi di Kota Tasikmalaya, bisa memanfaatkan gedung tersebut dengan baik dan berharap juga Gedung Art Center ini bisa men-cover semua seniman yang ada di Kota Tasikmalaya,” ucapnya.

 

 Rukmini Affandi Apresiasi Minat Milenial Kota Tasikmalaya Pada Seni Lukis

 

Baca : Puluhan Peserta Antusias Belajar Teknik Dasar Melukis

 

Sementara itu, Ketua Sanggar Brahmasrta Art, Herman PG menuturkan, pihaknya melatih dan membina anak milennial mulai dari TK sampai SMA untuk bisa mengasah bakatnya, terutama dalam bidang seni lukis.

Adapun tujuan pameran ini adalah, sebagai penghargaan bagi anak-anak yang telah berkarya. "Untuk peserta yang mengikuti pameran ini berasal dari 8 sanggar yang ada di Kota Tasikmalaya. Dan sebagiannya lagi merupakan siswa di SLB Yayasan Bahagia," kata Herman.

Selain itu, jika memang ada yang mau dan minat melukis, Herman memepersilahkan untuk datang saja ke sanggar. "Di sana sudah ada banyak pelatih dan pengasuh yang akan mengarahkan," ujarnya.

 

Baca : Festival Seni Budaya Syukur Waktu Dibuka Dengan Melukis Bersama

 

Menurut Herman, para pengasuh hanya bertugas mengarahkan dan membina peserta pelatihan, agar bakatnya semakin terasah dengan alur imajinasi serta ide dari mereka sendiri. Sanggar menerima murid mulai dari usia 5 tahun dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan tahapan seperti kelas 4 atau 5.

"Kami berharap semua anak bisa lebih menikmati dalam berkarya, sehingga hasilnya bisa dinilai oleh orangtua, pengunjung, pengamat seni dan media. Kami juga berpesan agar pemerintah bisa memfasilitasi semua seniman di Kota Tasikmalaya. Caranya dengan memberikan support yang lebih besar untuk bisa memamerkan karyanya," kata Herman.*

 

Baca : Kibar Budaya Diwarnai Workshop Melukis Dengan Cat Air