Trending
Jelang HPSN 2021, Republik Aer Tasikmalaya Siap Gelar Aksi Sosial

Jelang HPSN 2021, Republik Aer Tasikmalaya Siap Gelar Aksi Sosial

Rabu, 17 Februari 2021 18:19 Dede Hadiyana Komunitas



Koropak.co.id - Berangkat dari kepedulian lingkungan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2021, para relawan kader konservasi sungai yang tergabung dalam komunitas Republik Aer Tasikmalaya siap gelar aksi penyelamatan Sungai Ciwulan dari sampah dan limbah, Minggu (21/2/2021) mendatang.

Aksi sosial tersebut rencananya akan dilakukan bersama relawan konservasi sungai, budayawan dan seniman Kota Tasikmalaya, Karang Taruna Kecamatan Kawalu, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kawalu, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Pengcab Kota/Kabupaten Tasikmalaya serta Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dan Siswa Pecinta Alam (Sispala) se-Tasikmalaya.

Dikonfirmasi Koropak, Selasa (16/2/2021), Koordinator Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Republik Aer Tasikmalaya, Faris Umang mengatakan, hingga saat ini sampah dan lahan kritis menjadi salah satu akibat terjadinya bencana banjir yang dapat mengancam keselamatan lingkungan dan manusia.

"Penanganan masalah sampah merupakan masalah kita bersama dan jangan jadikan aksi ini sebagai pencitraan saja. Selain itu, kegiatan ini juga harus dilakukan secara masif seperti kerja bakti, tidak membuang sampah sembarangan, dan penanaman pohon di bantaran sungai dengan harapan langkah kecil ini bisa membantu mengurangi masalah sampah khususnya di Sungai Ciwulan," ujar Umang yang juga anggota Kamapala STIA Tasikmalaya.

 

Baca : Tim WCDC 2020 Dorong Warga di Kabupaten Tasikmalaya Mampu Mengelola Sampah

Hal senada disampaikan Budayawan Kota Tasikmalaya, Ashmansyah Timutiah. Menurutnya, peningkatan budaya masyarakat merupakan salah satu kunci utama dari permasalahan sampah. Dimana semua elemen masyarakat perlu membangun tatanan budaya itu sendiri.

"Masyarakat harus memahami makna dari sungai sebagai peradaban manusia. Selain itu, kita juga harus paham bahwa kita harus satu jiwa dengan air. Karena didalam tubuh kita sebagian besar terdiri dari air. Dalam hal ini, jangan sampai terjadi pemerkosaan terhadap alam, apalagi sungai dieksploitasi dengan dijadikan tempat wisata yang hanya mementingkan keuntungan sesaat," kata pria yang akrab disapa Kang Acong.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kawalu, Ahmad Syahroni menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung aksi penyelamatan lingkungan tersebut dengan menerjunkan anggota KTNA untuk ikut serta dalam aksi tersebut.

"Dalam hal tupoksi, KTNA seca verbal tidak ada dalam aksi ini. Akan tetapi, secara emosinal person tentunya merasa iba dan terpanggil untuk ikut menyelamatkan lingkungan dan sungai Ciwulan," ucapnya.*

 

Baca pula : Hari Air Sedunia, Angkat Sampah di Ciwulan