Trending
DKKT Siap Suguhkan Gending Karesmen Prabudilaya

DKKT Siap Suguhkan Gending Karesmen Prabudilaya

Jum'at, 24 September 2021 17:30 Eris Kuswara Mice


 

Koropak.co.id - Rumpun Seni Karawitan Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) siap menggelar kegiatan Gending Karesmen Prabudilaya, di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya (GKKT), Sabtu (25/9/2021) malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Kibar Budaya Jilid 6.

Koordinator Rumpun Seni Karawitan DKKT Deuis Siti Umayah menjelaskan, persiapan Gending Karesmen Prabudilaya memakan waktu sekitar 8 bulan, salah satunya dalam hal pemilihan materi seni.

Setelah memakan waktu yang cukup lama, kata dia, Rumpun Seni Karawitan sepakat untuk menggarap Gending Karesmen Prabudilaya dalam warna Tembang Cianjuran dan Pupuh.

"Setelah ditentukan, kami mulai melakukan pengumpulan data lagu-lagu dan tembang, penyusunan naskah, bedah naskah, memilih pemeran atau penembang, recording, pemeranan dan proses hingga bisa terwujud menjadi sebuah sajian karya baru," kata Deuis, saat dihubungi Koropak, Jumat (24/9/2021).

Deuis berkata, pagelaran tahun ini jelas sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena, di tahun sebelum-sebelumnya, Rumpun Seni Karawitan selalu menggarap sajian lagu yang sudah ada kemudian dirangkai menjadi Medley dalam warna-warna tangga nada yang kekinian.

"Untuk tahun ini jelas kita bikin Karya Baru tentang cerita legenda yang ada di Kota Tasik yakni Prabudilaya," tambahnya.

Lebih lanjut, Deuis menjelaskan, pagelaran seni karawitan dalam garapan Gending Karesmen ini melibatkan 6 sanggar seni mulai dari sanggar seni Panghegar, Bangkolung, Putra Kanca Indihyang, Rangga Setra, Debits Kreasindo dan sanggar seni Kokams.

"Alhamdulillah peran pemerintah melalui DKKT cukup bagus, sehingga para seniman juga kini menjadi bergairah dan tertata dalam rumpunnya masing-masing," katanya.

 

Baca : Pagelaran Karawitan di Kibar Budaya Sarat Makna

Ia menilai perkembangan seni karawitan khususnya di Kota Tasikmalaya sangat baik dan masih tetap berjalan meski dalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19.

"Kita masih tetap bisa berkarya secara virtual, baik dalam event pasanggiri atau pergelaran," ucapnya.

Dia mengatakan, untuk menanamkan atau membangun kecintaan generasi muda atau generasi penerus terhadap seni karawitan adalah minimal mereka harus mempunyai kemauan yang kuat terlebih dahulu. Selain itu, mereka juga harus sering-sering memberikan apresiasi terhadap berbagai jenis sajian karawitan.

"Nah, salah satunya dengan seni Gending Karesmen ini, kami berharap ini bisa dijadikan umpan untuk mereka. Karena dalam pagelaran ini juga tak hanya menyuguhkan sajian lagu atau tembang, akan tetapi juga ditambah dengan bercerita," tuturnya.

Sebagai Koordinator sekaligus Ketua Rumpun Seni Karawitan di DKKT, Deuis mengungkapkan bahwa salah satu harapannya sudah terwujud dengan penggarapan Gending Karesmen yang akan dipentaskan di Gedung Kesenian Sabtu Malam. Dia juga menilai setiap anggota yang ada di Rumpun Seni Karawitan juga tentunya harus bisa mengibarkan bendera DKKT.

"Karena kalau kita berkarya atas nama DKKT, artinya kita bicara Kota Tasikmalaya dan bukan bicara lagi mengenai satu sanggar. Tapi ini mengenai seluruh insan Karawitan se-Kota Tasikmalaya. Selain itu, kami juga sangat berharap semoga garapan Gending Karesmen Prabudilaya ini bisa menjadi ikon Kota Tasikmalaya," pungkasnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

Berita Terkait