Trending
Hari Ini Rebo Wekasan, Begini Tata Cara Melaksanakan Tradisinya

Hari Ini Rebo Wekasan, Begini Tata Cara Melaksanakan Tradisinya

Rabu, 06 Oktober 2021 10:28 Eris Kuswara Tradisi


 

Koropak.co.id - Rabu Wekasan atau Rebo Wekasan merupakan hari Rabu terakhir sebelum memasuki bulan Maulid atau Mulud atau Rabbiul Awal. Rebo Wekasan ini juga menjadi salah satu perayaan yang masih dijalankan masyarakat leluhur kita, terutama di wilayah Jawa.

Tahun ini, Rebo Wekasan jatuh pada hari ini, Rabu, 6 Oktober 2021. Sebuah momen penting di tengah bangsa kita dan warga dunia tengah dilanda pandemi Covid-19.

Rabu Wekasan juga merupakan tradisi ritual yang dilaksanakan pada hari Rabu terakhir bulan Shafar. Rabu Wekasan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai macam malapetaka yang akan terjadi pada hari tersebut.

Selain itu, diketahui juga bahwa tradisi Rebo Wekasan ini sudah berlangsung secara turun-temurun di kalangan masyarakat Jawa, Sunda, Madura, dan daerah lainnya. Sebuah anjuran yang baik diajarkan para leluhur kita.

Menurut catatan yang dihimpun Koropak, tradisi Rebo Wekasan ini bermula dari anjuran Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi (w.1151 H) dalam kitab Fathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf'il 'Abid Wa Qam' i Kulli Jabbar 'Anid atau biasa disebut Mujarrobat ad-Dairobi.

Anjuran serupa terdapat pula pada kitab Al-Jawahir Al-Khams karya Syeikh Muhammad bin Khathiruddin Al-'Atthar (w. th 970 H), Hasyiyah As-Sittin, dan lainnya.

 

Baca : Inilah Beberapa Tradisi Sambut Bulan Muharam di Indonesia

Dalam kitab-kitab tersebut disebutkan bahwa seorang Waliyullah yang telah mencapai maqam kasyaf atau kedudukan tinggi dan sulit dimengerti orang lain mengatakan, dalam setiap tahun pada Rabu terakhir bulan Safar, Allah SWT akan menurunkan 320.000 macam bala dalam satu malam.

Oleh karena itu, dia pun menyarankan umat Islam untuk salat dan berdoa memohon agar dihindarkan dari bala tersebut.

Sementara itu, untuk tata-cara melaksanakan tradisi Rebo Wekasan ini adalah dengan salat empat rakaat dan setiap rakaatnya membaca surat al Fatihah dan Surat Al-Kautsar 17 kali, Al-Ikhlas 5 kali, Al-Falaq, dan An-Nas 1 kali.

Setelah salam, dianjurkan membaca doa khusus yang dibaca sebanyak tiga kali. Kemudian untuk pelaksanaannya sendiri dilakukan pada pagi hari atau waktu Dhuha.

Sesudah salat sunnah tersebut, dianjurkan untuk membaca Istighfar 70 kali, Salawat Nabi 100 kali, dan membaca Hasbunallah wani'mal wakil 70 kali.

Usai melaksanakan itu, dianjurkan membaca Surat Yasin. Dan, ketika sampai ayat, "Salamun qoulan mirrobbir rohim dibaca 313 kali." Kemudian berdoa, "Ya Allah semoga kita beserta keluarga selamat dari musibah, bala, dan lainnya. Amin..." *

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini