Trending
Riwayat Borosngora dan Bumi Alit Panjalu

Riwayat Borosngora dan Bumi Alit Panjalu

Minggu, 20 Mei 2018 10:35 Rizal Amirullah destinasi


 

Koropak.co.id - Prabu Borosngora, berasal dari Panjalu, Kabupaten Ciamis. Prabu Borosngora merupakan putra Raja Panjalu, Sanghiyang Cakra Dewa. Konon Prabu Borosngora terkenal sakti tiada tertandingi, sama seperti Ayahandanya, sang Raja Panjalu Sanghiang Cakra Dewa.

Pernah suatu ketika, Sanghiang Cakra Dewa menyuruh anaknya untuk menimba ilmu yang lebih tinggi dari yang dia miliki yaitu ilmu sejati. Tidak hanya itu, Borosngora juga dibekali mandat untuk membawa gayung dari pohon bambu bitung yang diberi lubang-lubang di bagian bawahnya untuk diisi air, Borosngora pun sempat berpikir mana mungkin bisa membawa air dengan gayung yang telah dilubangi bagian bawahnya.

 

Riwayat Borosngora dan Bumi Alit Panjalu

 

Namun sang ayah memerintahkan Borosngora agar jangan pulang ke Panjalu sebelum bisa membawa air dengan gayung yang diberikan ayahnya. Sedangkan untuk memperkuat ilmunya, Borosngora selalu mencari lawan tanding dalam rangka mencari ilmu sejati. Tak satupun yang bisa mengalahkannya.

Sampai akhirnya Borosngora dapat wangsit bahwa ada lawan yang tangguh di Arofah, di dataran Arab yang bernama Sayidina Ali. Dengan ajian Rasob, Borosngora sampai ke Padang Arofah dan bertemu dengan Syaidina Ali. Namun, setelahnya jumpa, jangankan untuk bertarung, mencabut tongkat yang ditancapkan Sayidina Ali saja tidak sanggup.

 

Riwayat Borosngora dan Bumi Alit Panjalu

 

 

Sejak itulah Borosngora bersyahadat, sebagai syarat untuk masuk islam. Dengan ilmu islam yang didapatnya, Borosngora pun bisa membawa air zamzam melalui gayung bolong-bolong tersebut ke Panjalu. Air itu sebagian ditumpahkan di situ yang sekarang menjadi Situ Lengkong Panjalu, dan sebagian lagi ditumpahkan di Gunung Syawal, yang sekarang menjadi mata air Cikarantenan.

Pedang Zulfikar menjadi bukti bahwa Borosngora bertemu dengan Syaidina Ali. Karena Borosngora ingin kembali ke Panjalu, Sayidina Ali membekalinya sebilah pedang dan seperangkat alat solat. Barang-barang pusaka Borosngora masih ada disimpan di musium Bumi Alit Panjalu, yang lokasinya berada persis di seberang Pasar Panjalu.

Bagi Anda yang ingin mengurai kisah Borosngora dan menyimak secara pasti kisah Borosngora, bisa datang langsung ke Bumi Alit Panjalu. Untuk menjangkaunya sangat mudah. Anda tinggal naik mobil umum jurusan Panjalu, dan turun persis di Alun-alun Panjalu.*

Berita Terkait