Trending
Pementasan Teater  Fermentasi Hujan dalam Sepatu

Pementasan Teater Fermentasi Hujan dalam Sepatu

Sabtu, 26 Mei 2018 13:59 Dede Hadiyana Tradisi


Koropak.co.id - Pelaku kesenian dari Kantor Teater Jakarta, Selamet Riyadi menuturkan ide awal pementasan teater "Fermentasi Hujan dalam Sepatu" yang akan digelar di Sanggar Komunitas Cermin Tasikmalaya, Jalan Pemuda Nomor 2A Gang Apolo Kota Tasikmalaya, Minggu (20/5/2018) mulai pukul 20.00 WIB, berawal dari perbincangannya dengan Ketua Komunitas Cermin Tasikmalaya, Ashmansyah Timutiah pada Desember 2017 lalu.

"Waktu itu, sekitar Desember 2017, kita dari Kantor Teater Jakarta pernah mampir ke Tasikmalaya saat tengah melakukan perjalanan menuju ke Yogyakarta dalam rangka penyusunan naskah trilogi kedua dari Fermentasi Hujan dalam Sepatu, yakni Belajar Tertawa. Pas mampir itu, kita ngobrol sama Kang Acong, merencanakan pementasan teater ini," tuturnya.

 

Pementasan Teater "Fermentasi Hujan dalam Sepatu"

 

Baca : Kantor Teater Jakarta Tampil Besok Malam

 

Selamet melanjutkan, ketika dirinya melihat ada ruang di Sanggar Komunitas Cermin Tasikmalaya yang tampak purba, berupa bathtub dari batu bata, tercetus ide untuk menggelar pertunjukkan teater Fermentasi Hujan dalam Sepatu.

"Ide tersebut disambut baik Kang Acong. Hanya saja saat itu belum diputuskan mau kapan digelarnya. Akhirnya setelah balik ke Jakarta, dan persiapan kembali melakukan perjalanan untuk menyusun naskah Belajar Tertawa, kita kan bakal lewat ke Tasikmalaya, nah kita hubungi Kang Acong buat mengguar kembali rencana pementasan Fermentasi Hujan dalam Sepatu, didukung temen-temen dari Komunitas Cermin Tasikmalaya, ya pementasannya jadilah besok," ucap Selamet. 

Sebelumnya, kata Selamet, Kantor Teater Jakarta dan Komunitas Cermin Tasikmalaya sudah pernah terlibat berkesenian bersama sekitar tahun 2014/2015.

"Kalo melihat Kang Acong, semangatnya tinggi buat memperjuangkan kesenian tradisi di Tasikmalaya. Kita berharap, seiring dengan semangat Kang Acong, kesenian di Tasikmalaya bisa terus berkembang," kata Selamet.*

 

Selanjutnya : 4 Tahun Menyusun "Fermentasi Hujan dalam Sepatu"

 

Berita Terkait