Trending
Workshop Metode Penciptaan Karya

Workshop Metode Penciptaan Karya

Senin, 28 Mei 2018 21:51 Dede Hadiyana komunitas


Koropak.co.id - Setelah pertunjukan teater Fermentasi Hujan Dalam Sepatu yang digelar Komunitas Cermin Tasikmalaya Minggu (27/5/2018) di Sanggar Komunitas Cermin Tasikmalaya Jalan Pemuda nomor 2A Gang Apolo Kota Tasikmalaya, dilanjutkan dengan Workshop yang digelar Senin (28/5/2018) hingga Selasa (29/5/2018) besok.

Workshop di hari pertama memaparkan konsep metode penciptaan, yang disampaikan Roy Julian, pelaku seni dari Kantor Teater Jakarta. Dikatakan Roy, dalam konteks penciptaan, tidak ada latihan-latihan teknis, karena latihan teknis bisa dipelajari di mana saja oleh sutradara atau kelompok masing-masing. Yang dilatih di sini adalah menstimulus, bahwa kerja kreatif itu dimulai dari ingatan sebagai instrument kerja kesenian.

"Berangkat dari titik itu, apa yang dilakukan adalah mengolah ingatan menjadi sebuah karya cipta. Menjadikan ingatan sebagai sebuah metode penciptaan dengan cara menelusuri ingatan yang paling jauh serta merumuskan ingatan tersebut ke dalam teks, kemudian di teks tersebut akan dikonektivitaskan dengan hidupnya masing-masing," ujar Roy.

Workshop Metode Penciptaan KaryaSeperti yang dikatakan Roy sebelumnya, bahwa kisah hidup satu orang adalah kisah tentang semua orang. Sehingga setiap orang akan merasa bahwa hidupnya adalah penting untuk dikabarkan. Dengan begitu mereka akan punya keberanian untuk mencipta atau berkarya yang berangkat dari dirinya sendiri.

"Yang harus mereka pahami di sini adalah hidup mereka juga layak untuk dikabarkan. Sama pentingnya dengan hidup siapapun, sama pentingnya dengan hidupnya Mahatma Gandhi, Anton Chekhov, Antonin Artaud. Siapapun tokoh-tokoh itu, mereka punya hak yang sama untuk mengabarkan dirinya sendiri. Tapi semua itu ada metode atau caranya, dan di sini kita mencoba untuk berbagi metode tersebut," ucapnya.

Hari ini, kata Roy, workshop berjalan bersama praktek, akan tetapi tidak terlalu berat dan tidak terlalu banyak melibatkan tubuh, berbeda dengan di hari kedua besok akan lebih melibatkan tubuh dan banyak melibatkan unsur-unsur bunyi.

Melihat animo peserta workshop yang sangat luar biasa, menjadikan sebuah semangat baru sekaligus optimisme para pelaku seni di Tasikmalaya dapat terus maju untuk terus berkarya.

Baca pula : Fermentasi Hujan Dalam Sepatu Bawa Pesan Mendalam

Roy berharap, semua orang yang ikut dalam workshop ini dapat menjadi kreator, bisa mencipta, dan bisa berkarya dengan metode yang sudah diberikan.

"Semoga para peserta bisa mengkombinasikan dengan teknik-teknik yang sudah mereka dapatkan dari kelompoknya masing-masing dan bisa menawarkan karya-karya kreatif dan segar," katanya.*

 

Berita Terkait