Trending
I.E.A Tasikmalaya Berbuat Tanpa Berharap

I.E.A Tasikmalaya Berbuat Tanpa Berharap

Kamis, 31 Mei 2018 11:30 Dede Hadiyana komunitas


Koropak.co.id - Seiring kemajuan zaman, dan semakin banyaknya pengguna kendaraan pribadi di jalan raya, sering menjadikan perjalanan sebuah Ambulance sedikit terhambat untuk menuju rumah sakit yang dituju karena kurang kesadaran pengguna jalan lain untuk memprioritaskan ambulance.

Melihat kejadian tersebut, di beberapa kota di Indonesia sudah terbentuk relawan untuk pengawalan ambulance darurat yang menyebut dirinya komunitas Indonesian Escorting Ambulance (I.E.A) dengan visi menjadikan masyarakat Indonesia tanggap dan peduli terhadap perjalanan ambulance.

Di Kabupaten Tasikmalaya mulai terbentuk forum relawan pengawal ambulance. Berdiri sejak Maret 2018 lalu dengan nama Indonesian Escorting Ambulance (I.E.A) Korwil Tasikmalaya yang beranggotakan empat orang relawan.

Berdirinya I.E.A Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk membantu perjalanan ambulance yang terjebak kemacetan ataupun yang membutuhkan bantuan.

Ketua I.E.A Korwil Tasikmalaya, Asep Sopyan Mengatakan, relawan tersebut tidak digaji, untuk segala bentuk kegiatan mereka menggunakan anggaran dana masing-masing dari anggota.

"Ini murni panggilan jiwa kami. Insyaallah apa yang dikorbankan bisa menjadi amal ibadah untuk semua," katanya.

I.E.A Tasikmalaya Berbuat Tanpa BerharapMasih banyak pro dan kontra dari netizen tentang lahirnya komunitas ini. Ada yang senang dan sangat membantu perjalanan ambulance, ada juga yang kurang setuju dengan dalih hanya menghalangi saja.

"Untuk wilayah Kota Tasikmalaya sendiri masih tergabung dengan Kabupaten Tasikmalaya. Bahkan ada anggota yang dari wilayah Ciamis yang bergabung, karena memang belum terbentuk korwil untuk wilayah Ciamis," ujarnya.

Dengan adanya IEA ini, Asep berharap semoga membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya memberi jalan kepada ambulance yang membawa pasien, karena telat satu detik saja bisa berakibat fatal.

"Masih banyak masyarakat yang egois di jalanan dan kurangnya rasa kesadaran serta ikut berperan penting untuk memberi jalan ambulance sesuai peraturan Undang-Undang Dasar, bahwa ambulance yang harus diprioritaskan di jalan," katanya.*

Berita Terkait