Trending
Komunitas KuyNgopi Tasikmalaya Gelar Kajian Ahad Rutin

Komunitas KuyNgopi Tasikmalaya Gelar Kajian Ahad Rutin

Selasa, 17 Juli 2018 17:15 Dede Hadiyana komunitas


 

Koropak.co.id - Untuk membentuk perilaku dan kepribadian yang diidamkan para orang tua serta sebagai generasi penerus bangsa, terutama dapat menjadikan para muda-mudi sebagai pemuda yang berakhlakul karimah dan berbudi pekerti yang luhur.

Komunitas Ngobrol Perkara Iman (Ngopi) bersama dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Djunaedi menggelar kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Djunaedi Kampung Cigeureung Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya Minggu (15/7/2018).

Dalam rangka Tolabul Ilmi, kegiatan Kajian Ahad Rutin yang dilaksanakan setiap seminggu sekali oleh para muda mudi mengusung tema "Membangkitkan Ghiroh (Semangat) muda-mudi dalam mengkaji Al-Quran dan As-Sunnah" yang diikuti oleh lebih dari 50 muda-mudi dengan antusias yang sangat luar biasa dan dapat menjadi Istiqomah.

Baca : Silaturahmi Akbar Keluarga BKPRMI Kabupaten Tasikmalaya

Ceramah yang disampaikan oleh Fahmi Ahmad Hidayat yang akrab disapa Bung Cogos tentang kisah sejarah Rasul dengan judul Throw Back dalam arti melihat kebelakang, menceritakan sejarah Islam di masa Rasul, sehingga dapat diambil pelajaran pada kisah tersebut dan dapat menarik kontenporernya ke masa sekarang.

Komunitas KuyNgopi Tasikmalaya Gelar Kajian Ahad Rutin


Ketua Pelaksana Ade R Hidayatulloh menuturkan, kegiatan Kajian Ahad Rutin yang memang dilaksanakan setiap seminggu sekali ini untuk menggerakkan muda mudi khususnya dalam berperilaku serta memiliki kepribadian yang berakhlakul karimah.

"Terlebih lagi, mengingat jaman sekarang yang bisa dikatakan sulit untuk dikendalikan, maka dalam kajian kali ini tentunya untuk menyadarkan kaum muda mudi agar dapat keluar dari zona atau sikap apatismenya," ujarnya.

Baca : Hijrah Oyag "Ngoyagkeun" Kota Tasikmalaya

Materi-materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diadopsi khususnya oleh muda-mudi, tentang bagaimana langkah menghadapi kemajuan jaman sekarang dengan berkaca ke masa lampau melalui sejarah Rasul.

Ade berharap, adanya kegiatan seperti ini jangan hanya disini saja, namun di setiap daerah lainnya. Agar disetiap daerah mempunyai benteng garda terdepan yakni para muda mudi yang mau keluar dari zona apatisme tadi.

"Garda terdepan yang dapat membangun generasi yang unggul, mandiri, amanah, religi serta mampu saling mengingatkan kepada kebenaran dan kesabaran agar tidak termasuk kedalam manusia-manusia yang rugi," katanya.*

Berita Terkait