Trending
Bunga Abadi Bukan untuk Dimiliki

Bunga Abadi Bukan untuk Dimiliki

Kamis, 02 Agustus 2018 10:22 Dede Hadiyana TravelTips


 

Koropak.co.id - Bunga Edelweiss merupakan salah satu tumbuhan cantik yang banyak ditemukan di daerah pegunungan atau dataran tinggi yang dikenal dengan nama bunga abadi. Di Indonesia sendiri, bunga ini dapat kita temukan di kawasan gunung yang sering didaki seperti Gunung Gede Pangrango, Rinjani, Merbabu, Bromo, dan kawasan lainnya.

Bunga ini tergolong ke dalam flora hampir langka. Beberapa waktu ke belakang, banyak sekali oknum yang mengaku pecinta alam namun dengan berani memetik bunga cantik ini. Biasanya yang memetik adalah pendaki awam yang tidak mengerti bagaimana pentingnya keberadaan bunga Edelweiss di pegunungan.

Tuhan Yang Maha Esa tidak menciptakan sesuatu tanpa alasan, begitu pula dengan bunga abadi ini. Bunga berwarna putih dengan tangkai pendek tersebut merupakan salah satu tanaman yang mampu menahan rintik air hujan dan mencegah erosi di pegunungan. Dengan mememtik bunga ini secara semaunya merupakan salah satu tindakan tercela, karena perbuatan tersebut akan mengganggu proses penyebaran serbuk sari.

Apabila hal tersebut dibiarkan, bukan tidak mungkin lima atau sepuluh tahun kedepan bunga Edelweiss hanya tinggal nama saja. Tanaman ini akan punah karena keserakahan manusia yang tidak tahu bagaimana pentingnya menjaga lingkungan. Meskipun tidak tertulis secara hukum, dengan tidak memetik bunga tersebut sudah menjadi aturan yang harus dipatuhi saat melakukan pendakian digunung .

Bunga Abadi Bukan untuk Dimiliki


Baca : Perbedaan Pendaki Jaman Old dan Pendaki Jaman Now

Membawa pulang bunga Edelweiss setelah melakukan pendakian, mungkin dapat menjadi hal untuk disombongkan. Akan tetapi jangan pernah berbangga dengan hal tersebut, karena tindakan memetik bunga Edelweiss bukanlah hal yang seharusnya dilakukan oleh manusia terutama para pendaki yang menyebut dirinya sebagai pecinta alam.

Demi menambah rasa cinta kita terhadap bunga abadi yang semakin lama semakin langka keberadaannya, ada baiknya jika kita mengetahui beberapa fakta menarik tentang bunga Edelweiss.Dijuluki bunga abadi untuk Edelweiss karena pada bunga ini terdapat hormon yang membuat kelopaknya tidak mudah rontok dalam kondisi apapun.

Bunga Edelweiss khususnya di Indonesia berbeda dengan yang ditemukan di negara lain, disini bunga tersebut memiliki nama latin Anaphalis Javanica, sedangkan diluar negeri yang dimaksud sebagai bunga abadi adalah Leontopodium Alpinum. Bunga abadi Leontopodium Alpinum merupakan simbol kebanggan negara Austrian serta dijadikan sebagai bunga nasional di negara tersebut.

Sebagai upaya pelestarian bunga abadi ini, para petani di kawasan dataran tinggi Dieng membudidayakannya secara aktif. Tidak heran jika di sana kita dapat melihat hamparan ladang Edelweiss.

Namun, berbeda dengan yang hidup secara alami di alam liar, bunga hasil budidaya cenderung lebih tebal dan subur dan Warnanya lebih variatif yakni putih kecokelatan akibat pewarna buatan.

Bunga Abadi Bukan untuk Dimiliki


Baca : Kenali Hipotermia Sebelum Mendaki

Karena semakin langka, pada pendakian Gunung Leuser dari Kedah, bunga ini baru dapat dijumpai di ketinggian 2.891 mdpl atau setelah pendaki menempuh dua hari perjalanan. Bunga tersebut baru bisa dilihat kembali apabila kita melanjutkan pendakian ke puncak yang memakan waktu sekitar 5 hingga 7 hari kemudian.

Di tahun 2003, bunga ini pernah dijadikan gambar perangko Rp 3.000 resmi dari PT Pos Indonesia. Bunga abadi tersebut pertama kali ditemukan pada tahun 1819 oleh George Carl Reindwardt di lereng Gunung Gede Pangrango Jawa Barat.

Pada tahun 1965 di film The Sound of Music terdapat sebuah lagu yang bercerita tentang keindahan dan kejaiban bunga ini. Bunga cantik berkelopak putih tersebut bisa tumbuh di ketinggian sekitar 2000 mdpl ke atas. Tumbuhan ini biasanya berbunga saat musim hujan berakhir, yaitu sekitar bulan April hingga September.

Bagi kalian yang baru memulai hobi naik gunung dan ingin menikmati keindahan bunga abadi tersebut dari dekat, jangan lupa untuk menggunakan perlengkapan sesuai prosedur demi keselamatan diri, orang lain, serta lingkungan.*

Baca Pula : Edukasi Anak Tentang Alam dan Lingkungan

Berita Terkait