Trending
Pendiri Teater Gawe Raih Anugrah Budaya

Pendiri Teater Gawe Raih Anugrah Budaya

Rabu, 28 November 2018 19:38 Dede Hadiyana Mice


 

Koropak.co.id - Dengan latar belakang mendirikan teater di tahun 1981, Pendiri Teater Gawe, Aten Warus terus konsisten mengembangkan teater pada masa kuliah bersama seniman dan budayawan nasional asal Ciamis, Godi Suwarna dan Wawan Husen.

Akan tetapi, berbeda nasib dengan kedua rekannya yang semakin berkembang, Aten sendiri sediki terbatas karena mempunyai tugas di sekolah sebagai guru.

Demikian penggalan singkat kisah yang dipaparkan Aten, selepas menerima penghargaan dalam acara Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya yang digelar oleh Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Selasa (27/11/2018) malam.

"Dari awal sebenarnya tidak diberitahukan mau dapat penghargaan. Biasanya jika ada penerimaan anugerah kesenian selalu diberitahukan sebelumnya seperti menjadi kandidat," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Pendiri Teater Gawe Raih Anugrah Budaya (2)

 

Baca : Menerabas Kemustahilan Perhelatan Budaya Skala Nasional


Bagi Aten, dalam berkesenian, hal terpenting adalah memberikan pembelajaran kepada anak didik.

"Pernah waktu itu, masih jarang-jarang ada teater di sekolah, paling hanya kesenian tari dan nyanyi saja. Saat itu saya mengambil teater," katanya.

Oleh karena itu, kata Aten, kepada para penggiat Teater Gawe, tidak boleh memaksakan kehendak sendiri karena Teater Gawe adalah teater kampus yang mempunyai karakter khusus. Menginjak usia 66 tahun, Aten tidak pernah melakukan olahraga lain selain olahraga di teater. Karena bagi Aten, dalam teater terdapat olah nafas, olah gerak, dan olah tubuh.

Dari tahun 1981 hingga tahun 2016, Aten masih sering memberikan pertunjukkan di Gedung Kesenian ini. Namun pada tahun 2016, Aten harus berhenti total secara kelompok karena umurnya yang sudah tua, tenaga yang sudah tidak seperti dulu.

"Terimakasih atas apresiasi dari Dewan Kesenian, para pekerja seni, serta para seniman di Kota Tasikmalaya. Alhamdulillah, saya masih dianggap ada. Namun sebetulnya saya tidak mengharapkan penghargaan seperti itu. Apalagi kalau sudah tua, harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya.*

 

Baca : Pemerintah Kota Tasikmalaya Apresiasi Dewan Kesenian

 

Berita Terkait