Trending
Penggiat Teater di Daerah Lebih Punya Semangat

Penggiat Teater di Daerah Lebih Punya Semangat

Rabu, 28 November 2018 20:17 Didit Fauzi Mice


 

Koropak.co.id - Perhelatan teater akbar termegah bertajuk Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya yang diselenggarakan Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, mulai Selasa (27/11/2018) mendapat apresiasi dari salah seorang inisiator, Rahman Sabur, yang juga sutradara Teater Payung Hitam.

Ditemui Koropak usai acara Anugerah Budaya, Rahman merasa bahwa Jawa Barat bukan hanya berbicara soal Bandung saja, akan tetapi ada Tasikmalaya.

"Banyak penggiat-penggiat teater dan saya pikir lebih seru di Tasikmalaya daripada di Bandung. Teater sendiri merupakan bagaimana cara kita bersilaturahmi," katanya.

Diakui Rahman, selama ini dirinya banyak datang ke daerah-daerah seperti Kalimantan, Padang, Maumere. Justru penggiat teater yang ada di daerah yang lebih punya semangat, berbeda dengan di kota.

 

 Koropak.co.id - Penggiat Teater di Daerah Lebih Punya Semangat (1)

 

Baca : Teater Bukan Hanya Tontonan Mengisi Waktu Luang

 

"Dalam Festival Putu Wijaya ini, kita dapat melihat bagaimana cara seniman menghargai seniman. Mas Putu Wijaya adalah senior, sekaligus menjadi guru bagi para seniman muda. Saya juga banyak belajar dan berguru dari beliau, belajar dari karya-karyanya, memainkan, dan menggarap," ucapnya

Rahman berharap, melalui Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya ini, orang dapat melihat bagaimana konsistensi kesenimanan seorang Putu Wijaya. Walaupun sudah sakit hingga mengalami stroke berat.

"Akan tetapi dengan kembali ke habitat di dunia kesenian dengan latihan dipanggung dan bertemu dengan orang-orang menjadikan sebuah terapi untuk pemulihan dari sakitnya selain beberapa masukan dari saya yang juga sempat mengalami stroke," ujarnya.*

 

Baca : Pendiri Teater Gawe Raih Anugerah Budaya

 

Berita Terkait