Trending
Ulas Resensi Pentas, Raih Buku Putu Wijaya

Ulas Resensi Pentas, Raih Buku Putu Wijaya

Kamis, 29 November 2018 18:43 Eris Kuswara Mice



Koropak.co.id - Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya yang digelar Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya di Gedung Kesenian Dadaha Kota Tasikmalaya disambut meriah oleh insan seni, maupun para penikmat pertunjukan yang berasal dari berbagai kalangan.

Di balik itu semua, ada hal yang menarik yang melibatkan seluruh penonton yang hadir. Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya menggelar lomba menulis ulasan dalam bentuk resensi. Sekaligus lomba fotografi, dengan hadiah utama buku karya sang maestro, Putu Wijaya.

Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya Bode Riswandi mengatakan para penonton yang hadir dalam pementasan teater, boleh menulis ulasan dalam bentuk resensi dari pertunjukan manapun yang mereka saksikan.

Kemudian, kata Bode, tulisannya dikirim ke Sekretariat Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya paling lambat hingga 3 Desember 2018, yang bertepatan dengan pementasan terakhir dari Teater Fiktorial.

"Kita akan jaring tiga resensi terbaik yang nantinya akan mendapatkan hadiah berupa buku karya Putu Wijaya yang cukup tebal, hampir 700 halaman," kata Bode.

 

Koropak.co.id - Ulas Resensi Pentas, Raih Buku Putu Wijaya 2

 

Baca : Teater Bukan Hanya Tontonan Mengisi Waktu Luang

Ditambahkan Bode, pada 4 Desember 2018 mendatang, pemenang akan diumumkan. Jika tidak ada aral melintang, sang maestro Putu Wijaya akan hadir langsung di puncak acara Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya tersebut.

"Kita juga adakan lomba fotografi pertunjukan bagi penonton yang memfoto adegan apapun dan dari kelompok manapun. Hasil foto yang telah dicetak, kirimkan kepada kami, dengan batas waktu yang sama dengan lomba menulis resensi," ucap Bode.

Dijelaskan Bode, lomba menulis resensi tersebut merupakan upaya untuk menggali bakat penulis resensi pertunjukan yang hingga saat ini masih sangat minim. Dengan adanya lomba menulis resensi dan fotografi ini diharapkan bisa lahir penulis resensi berbakat agar bisa terpancing lagi gairahnya sebagai penulis.*

 

Baca : Pemerintah Kota Tasikmalaya Apresiasi Dewan Kesenian

 

Berita Terkait