Trending
Edan : Perang Adalah Ibu Kejahatan

Edan : Perang Adalah Ibu Kejahatan

Minggu, 02 Desember 2018 09:33 Didit Fauzi Mice



Koropak.co.id - Kelompok Aktor Piktorial Bandung akan menggelar pementasan lakon Edan karya Putu Wijaya dalam Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya pada besok, Senin (3/12/2018).

Sutradara Aktor Piktorial Bandung, Irwan Jamal menuturkan dipilihnya naskah Edan, dengan pertimbangan bahwa karya ini sarat akan makna, tentang perpecahan dan perang saudara, yang bisa direlevansikan dengan siklus kehidupan saat ini.

"Naskah tersebut diciptakan tahun 1967. Mengangkat tema perang saudara. Kami coba adopsi dan relevansikan dengan kehidupan sekarang. Terlebih di tahun politik 2019 yang sangat rentan dengan perpecahan," katanya.

Ditambahkan Irwan, naskah Edan juga menjadi cerminan amanat Bung Karno. Kala itu, Bung Karno berpesan bahwa perjuangannya tidak berat karena melawan penjajah, justru yang berat adalah perjuangan di kehidupan selanjutnya karena yang dihadapi adalah saudara sebangsa setanah air.

"Seperti Bung Karno mengatakan 'perjuangan ku mudah karena melawan orang asing, tetapi perjuangan kalian akan berat karena melawan saudara sendiri'. Itu saya lihat dalam naskah lakon Edan," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Edan  Perang Adalah Ibu Kejahatan

 

Baca : Bendera Bukan Sehelai Kain

Menurut Jamal, pesan yang ingin disampaikan Aktor Piktorial Bandung adalah menunjukan adanya kekuatan lain yang membuat bangsa terpecah belah.

"Perang adalah ibu dari kejahatan, serta konsep menunjukan manusia memakan manusia dengan keadaan kita sekarang yang semakin genting dan runcing. Maka dari itu, kita akan menampilkan gambaran jika politik kotor, kesenian akan membersihkannya," kata Jamal.*

 

Baca : Sebalut Pilu Indonesia Dalam Pentas Ngaos Art

 

Berita Terkait