Trending
IKJ Akan Suguhkan Titik Realisme Sesuai Zaman

IKJ Akan Suguhkan Titik Realisme Sesuai Zaman

Minggu, 02 Desember 2018 17:36 Didit Fauzi Mice



Koropak.co.id - Institut Kesenian Jakarta (IKJ) akan membawakan Naskah "ADUH" karya Putu Wijaya dalam acara Anugerah Budaya dan Festival Putu Wijaya yang digagas Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Minggu (2/12/2018) malam.

Asisten Sutradara IKJ, Cik Im menuturkan konsep pertunjukan yang akan dibawakan tidak terlepas dari penafsiran naskah aslinya, baik dari sisi dialog, karakter, maupun situasi atau konflik di dalamnya.

 

_______________________________________

"Dari segi keaktoran,
kita lebih menekankan
konsep realisme.
Sedangkan segi pendukung
seperti artistik,
dikembangkan keluar
dari titik realisme,
menyesuaikan dengan situasi
saat ini," kata Cik Im.

_______________________________________

 

Ditambahkan Cik Im, setelah diadakannya kegiatan ini, semakin banyak masyarakat yang mengetahui siapa Putu Wijaya. Tokoh teater yang mempunyai ciri khas dalam karya-karyanya.

"Saya yakini, efek domino dari event ini, akan semakin banyak pula yang mengenal Tasikmalaya," ujarnya.

Cik im menambahkan dalam pementasan Naskah "Aduh", IKJ ingin menyampaikan bahwa di zaman sekarang, semua manusia ingin menunjukan siapa dia sebenarnya.

"Setiap orang mempunyai jiwa membantu, tetapi terkadang ada hambatan sehingga semua itu hanya rencana. Garis besar ini yang akan kita sampaikan. Kita ingin, jiwa membantu itu senantiasa terpatri dalam diri setiap insan di muka bumi," kata Cik Im.

 

Koropak.co.id - IKJ Akan Suguhkan Titik Realisme Sesuai Zaman2

 

Cik Im juga mengaku bangga terhadap undangan dari Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya yang sudah memberikan kesempatan kepada IKJ untuk pentas di panggung kehormatan tersebut.

"Semoga acara penganugerahan insan-insan Seni Teater seperti yang dihelat Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya dapat terus berlanjut, dan semoga tingkat kesadaran masyarakat serta para seniman dapat meningkat, dengan koridor yang menuntun pada pemahaman bahwa seni teater tidak tenggelam. Antusiasme para generasi muda sudah mulai harus dibangkitkan," ucap Cik Im.*

 

Baca : Edan : Perang Adalah Ibu Kejahatan, Pentas Pada Senin Tangal 3 Desember 2018

Berita Terkait