Trending
Ngamumule Basa Indung Di Lemah Cai

Ngamumule Basa Indung Di Lemah Cai

Jum'at, 22 Februari 2019 20:36 Erni Nur'aeni Tradisi


  

Koropak.co.id - Paguyuban Daya Mahasiswa Sunda (Damas) tuntas melaksanakan kegiatan bertajuk 'Mieling Poe Basa Indung' di Gedung Galih Pawestri, Kamis (21/2/2019).

Dikonfirmasi Koropak, Jumat (22/2/2019) Ketua Pelaksana Andri Candiaman mengatakan, acara 'mieling poe basa indung sadunya' yang dilaksanakan paguyuban Damas didasari atas rasa 'kareueus' kepada luhurnya nilai-nilai Basa Sunda, yang tidak dimiliki oleh suku bangsa lainnya.

"Bahasa Sunda ini penuh dengan nilai-nilai luhur, kosa katanya pun lebih banyak dari bahasa lainnya, " ujar Andri.

Ditambahkan Andri, di era milenial saat ini, Bahasa Sunda sudah mulai 'kadeseh' jadi bahasa yang digunakan sehari-hari, terutama untuk generasi muda atau remaja.

"Dina mangsa kiwari, zaman milenial katelahna, basa sunda tos ngawitan kadeseh janten basa panganteur sapopoe, atanapi bahasa komunikasi utamina kanggo para generasi muda atanapi nonoman," tuturnya.

Sehingga melalui acara tersebut. Paguyuban Damas berharap Bahasa Sunda menjadi Bahasa Ibu sendiri di 'Lemah Cai Pasundan', jangan sampai tergantikan bahasa lain. Seperti peribahasa 'Jati Kasilih Ku Junti'.

"Jangan sampai bahasa indung sorangan kalindih ku basa deungeun. Sehingga untuk mengantisipasinya, terus gunakan Bahasa Sunda di lingkungan keluarga atau masyarakat. Semoga acara ini menjadi kegiatan yang bisa dilaksanakan setahun sekali di tanggal 21 Februari, " katanya.

 

 

Koropak.co.id - Ngamumule Basa Indung Di Lemah Cai (2)

 

Baca : Hayu Maca, Mieling Poe Basa Indung Sadunya

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kota Tasikmalaya, Aan Hadian mengapresiasi Paguyuban Damas Tasikmalaya atas suksesnya acara yang mengusung misi turut melestarikan kebudayaan yang semakin tergerus oleh perkembangan zaman.

"Kota Tasikmalaya ini tidak memiliki wisata alam untuk dijadikan daya tarik wisata, adapun galunggung itu masuk ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Jadi wisata Kota Tasikmalaya yang bisa kita suguhkan adalah budaya yang harus kita pelihara dan kembangkan. Damas Tasikmalaya yang di dalamnya terdapat orang-orang intelektual dan para pegiat seni budaya diharapkan mampu untuk memberikan yang terbaik untuk Kota Tasikmalaya, khususnya dalam bidang seni dan budaya Sunda, " kata Hadian.

 

Koropak.co.id - Ngamumule Basa Indung Di Lemah Cai (1)

 

Ketua Komunitas Satu Arah, Wa Azim mengatakan, meskipun kegiatan Mieling Poe Basa Indung digelar dengan cara sederhana, namun berbekal semangat memperingati Hari Bahasa Ibu, kegiatan tersebut berlangsung penuh makna.

"Kegiatan ini diramaikan oleh beberapa kesenian tradisional dengan puncak acaranya 'Ngaguar Basa' oleh Kang Sule dari Cineam serta panguneman ngeunaan Basa Indung," kata Wa Azim yang juga merupakan anggota Paguyuban Damas Tasikmalaya.

Wa Azim berharapan kegiatan 'Mieling Poe Basa Indung Sadunya' ini menjadi agenda rutin setiap tahun. Diharapkan pula ada keterlibatan serta dukungan dari pemerintah daerah, terutama untuk melestarikan bahasa Sunda yang hampir punah.*

 

Baca : Lestarikan Budaya Bahasa Ibu di Tasikmalaya

Berita Terkait