Trending
Alat Musik Tradisional Sunda Wajib Dilestarikan

Alat Musik Tradisional Sunda Wajib Dilestarikan

Selasa, 12 Maret 2019 20:49 Dede Hadiyana Tradisi



Koropak.co.id - Secara naluri, masyarakat umum sudah sangat tertarik dengan adanya segelintir orang yang mau melestarikan kebudayaan sunda, khususnya alat musik tradisional sunda buhun seperti Karinding. Bahkan, tidak sedikit masyarakat menantikan kehadiran penampilan dari para penggiat kebudayaan.

"Karena alat musik tradisional ini masih sangat jarang yang memainkan, jadi masyarakat tertarik untuk menyaksikan, bahkan tidak sedikit yang tertarik bergabung bersama kami untuk sama-sama belajar, melestarikan alat musik tradisional, warisan budaya buhun," ujar Ki Bondan, salah seorang anggota Komunitas Iket Tatar Pakuan (Kitapak) Bogor kepada Koropak, Selasa (12/3/2019).

 

Koropak.co.id - Kitapak Bogor Kenalkan Alat Musik Sunda Buhun (5)

 

Baca : Kitapak Bogor Kenalkan Alat Musik Sunda Buhun

 

Selain berkegiatan rutin dengan menyosialisasikan alat musik di Area Car Free Day (CFD) di Lapangan Sempur Bogor, komunitas ini juga memiliki kegiatan rutin lainnya, yakni menggelar diskusi, belajar memproduksi alat musik sunda, dan berlatih memainkannya di Saung Kitapak, yang berlokasi di Kampung Gati Situs Walangkob Kawasan Gunung Salak, Bogor.

"Hingga saat ini, kita sudah merambah ke seni bela diri seperti Pencak Silat Cimande, Sabandar, dan lainnya. Dari anggota kami sendiri juga ada yang memiliki keahlian masing-masing seperti guru silat, Sabandar, dan Terapi. Itu semua kita rangkul dan diwadahi dalam komunitas ini," kata Ki Bondan.

 

Koropak.co.id - Alat Musik Tradisional Sunda Wajib Dilestarikan (5)

 

Lihat : Panggung Raksa Budaya Situ Gede

 

Selain mempelajari dan memainkan alat musik serta kesenian sunda, ujar Ki Bondan, di komunitas Kitapak juga diajarkan memproduksi sendiri alat musik tersebut. Itu merupakan salah satu cara untuk melestarikan alat musik ini agar tidak punah seiring perkembangan zaman modern.

"Jika dilihat dari segi bisnis, membuat alat musik ini juga dapat memberikan income bagi komunitas. Karena tidak sembarangan membuatnya dan cukup sulit serta asli buatan tangan. Tentunya, memiliki daya jual cukup tinggi," ucapnya.

Dikatakan Ki Bondan, untuk mengejar segmentasi generasi milenial, pihaknya terus memupuk spirit dalam sanubari generasi muda untuk bangga melestarikan budaya sunda, dan tergerak untuk mempromosikannya meski di tengah himpitan budaya asing.

"Diharapkan, seluruh masyarakat tergerak melestarikan dan mempertahankan kebudayaan sunda, khususnya alat musik tradisional warisan leluhur. Terpenting, bagaimana caranya agar tidak melupakan kebudayaan sendiri, dan jangan sampai melupakan sejarah," ucapnya.*

 

Lihat : Festival Kendan Gali Potensi Seni Budaya