Trending
Seni Bebegig Sukamantri Kian Dikenal Luas

Seni Bebegig Sukamantri Kian Dikenal Luas

Senin, 25 Maret 2019 16:10 Clara Aditia Tradisi


 

Koropak.co.id - Bagi para penikmat seni budaya buhun, tentunya tidak akan asing dengan seni Bebegig Sukamantri. Ya, kesenian berupa ronggeng topeng berukuran raksasa yang bermuka seram dengan taring besar.

Dijumpai Koropak dalam kegiatan "Mieling Ngadegna Galuh 1407", Sabtu (23/3/2019), Ketua Sanggar Seni Bebegig Baladewa Sukamantri, Cucu Panji Suherman menuturkan perkembangan Bebegig Sukamantri melesat pesat. Bahkan tidak sedikit yang tertarik untuk menggeluti kesenian turun temurun di Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis.

"Bebegig Sukamantri merupakan peninggalan sesepuh Sukamantri, Prabu Sampulur. Kala itu, bebegig berasal dari istilah babagug, yang dibuat dari kulit kayu dan dihias oleh bubuay. Bebegig disimpan di pohon besar untuk menakuti orang-orang yang berniat jahat terhadap wilayah Karanggantungan," katanya.

 

Koropak.co.id - Seni Bebegig Sukamantri Kian Dikenal Luas (2)

 

Baca : Mieling Ngadegna Galuh, Spirit Melestarikan Sejarah

Hingga generasi ke-2 di zaman Sancamanik Sancadongeng, kata Prabu Sampulur senang menyaksikan penampilan tari-tarian dengan topeng bebegig. Hingga sejak itu, bebegig beralih fungsi menjadi seni tradisi.

"Saya mengelola seni bebegig ini sejak 2004. Alhamdulillah, regenerasi terus jalan, hingga banyak peminat untuk menjadi pemain bebegig dari anak usia TK hingga SMA. Apalagi setiap peringatan HUT RI, 250 bebegig dari warga Sukamantri hadir dan turun ke jalan. Alhamdulillah sampai saat ini banyak yang senang dengan bebegig. Ini juga merupakan berkah dari para seniman dan budayawan yang terus konsisten melestarikan seni bebegig di Ciamis," ujar Cucu.

Cucu berharap, ke depan akan lebih banyak pihak yang ikut mempromosikan bebegig, sehingga bebegig terus maju dan diharap bisa menjadi ikon Jawa Barat. Cucu juga berharap pemerintah, khususnya dinas terkait bisa ikut mendukung memajukan bebegig.

"Tidak hanya menjadi penampilan yang menarik, bagi para penggiat seni bebegig, proses produksi bebegig dapat memberikan penghidupan. Satu topeng bebegig bisa dijual hingga Rp 1,5 juta," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Seni Bebegig Sukamantri Kian Dikenal Luas (3)

 

Baca : Sarapala Meriahkan Mieling Ngadegna Galuh

Namun, lanjut Cucu, kesulitan yang mengganjal dalam proses produksi adalah bahan baku. Terlebih, topeng bebegig saat ini diproduksi dengan cara diukir, jadi memerlukan ketelitian, kehati-hatian, dan detailing yang baik.

"Kesulitannya ya di bahan baku. Sangat sulit menemukan pohon besar saat ini, terutama poho waregu. Padahal untuk produksi, satu bebegig membutuhkan satu pohon besar. Harga satu pohon bisa mencapai Rp 2.500," katanya.

Cucu juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian, terutama dukungan terhadap piranti pengeras suara dan alat musik di grup seni Bebegig Baladewa Sukamantri yang saat ini cenderung kurang memadai.*

 

Baca : Generasi Milenial Harus Mengenal Sejarah Galuh

Berita Terkait