Trending
Inilah Busana Adat Khas Jawa Barat

Inilah Busana Adat Khas Jawa Barat

Selasa, 26 Maret 2019 20:04 Hazna Fairuz Tradisi



Koropak.co.id - Kebaya merupakan pakaian tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya, seperti songket dengan motif warna-warni.

Dalam acara "Mieling Ngadegna Galuh 1407" yang diadakan di Pendopo Selagangga, Sabtu (23/3/2019), para ratu kerajaan dan tamu undangan yang hadir mengenakan busana adat kebaya.

Kini, busana kebaya sudah banyak mengalami perubahan dengan perpaduan style modern. Namun tahukah penggunaan kebaya yang baik dan benar sesuai dengan adat? Berikut Koropak telah menyiapkan ulasannya.

 

 Koropak.co.id - Inilah Busana Adat Khas Jawa Barat (2)

 

Baca : Mieling Ngadegna Galuh Spirit Melestarikan Sejarah

Berdasarkan filosofi dari berbagai sumber, beberapa pendapat tentang sejarah kebaya menyatakan kebaya merupakan jenis busana yang dipakai oleh kalangan wanita Jawa, Biasanya disertai kemben dan kain tapih pinjung dengan stagen. Baju kebaya dikenakan oleh kalangan wanita bangsawan.

Masyarakat suku Sunda mengenal beraneka jenis busana adat yang berdasarkan pada fungsi, umur, atau tingkatan sosial kemasyarakatan penggunanya. Berdasarkan pada tingkat strata sosial penggunanya misalnya, pakaian adat Jawa Barat bisa dibedakan menjadi tiga macam, yakni pakaian rakyat biasa, pakaian kaum menengah, dan pakaian para bangsawan.

 

Baca : Kenang dan Kembangkan Warisan Budaya Leluhur

1. Pakaian Adat untuk Rakyat
Untuk rakyat, laki-laki Sunda pada zaman dahulu biasanya memakai busana yang sederhana. Mereka memakai celana komprang atau pangsi yang dilengkapi sabuk kulit atau kain. Untuk busana atasannya, mengenakan baju kampret atau baju salontren dilengkapi sarung poleng yang pemakaiannya diselempangkan menyilang pada bahu tanpa pernah dilepas untuk busana sehari-hari.

Pakaian adat Sunda tersebut juga dilengkapi dengan penutup kepala bernama ikat (iket) logen model hanjuang nangtung atau barangbang semplak dan alas kaki berupa tarumpah dari kayu.

 

Koropak.co.id - Inilah Busana Adat Khas Jawa Barat (6)

 

 

Baca : Kerajaan Galuh Tercatat di Seluruh Sejarah Dunia

Untuk busana kaum perempuan, pakaian adat yang dikenakan juga sederhana. Aksesoris seperti sinjang kebat (kain batik panjang), beubeur (ikat pinggang), kamisol (kemben), baju kebaya, dan selendang batik adalah pilihan utama.

Sebagai hiasan pelengkap, gaya busana ini juga disertai hiasan rambut yang digelung jucung (disanggul kecil ke atas), aksesoris berbentuk geulang akar bahar (gelang akar bahar), ali meneng (cincin polos), suweng pelenis (giwang bundar), serta alas kaki berupa sendal keteplek (sendal jepit).

 

Baca : Trah Kerajaan Galuh Diharap Lestarikan Warisan Leluhur

2. Pakaian Adat Kaum Menengah
Untuk kaum menengah dalam strata sosial, pemakaian pakaian adat Jawa Barat dikhususkan melalui tambahan aksesoris. Kaum laki-laki, selain mengenakan baju bedahan putih, kain kebat batik, alas kaki sandal tarumpah, sabuk (beubeur), dan ikat kepala, mereka juga memakai arloji rantai emas, digantungkan pada saku baju sebagai aksesoris berbusana.

 

 Koropak.co.id - Inilah Busana Adat Khas Jawa Barat (3)

 

Baca : Generasi Milenial Harus Mengenal Sejarah Galuh

Sementara bagi para perempuan, pakaian adat Jawa Barat yang dipakai ialah kebaya dengan aneka warna sebagai atasan, kain kebat batik beraneka warna sebagai busana bawahan, beubeur (ikat pinggang), selendang berwarna, alas kaki berbentuk selop atau kelom geulis, dan perhiasan berbentuk kalung, gelang, giwang, dan cincin yang terbuat dari perak atau emas.

 

Baca : Bahu Membahu Jaga Kelestarian Kerajaan Galuh

3. Pakaian Adat untuk Bangsawan
Untuk para bangsawan, makna pakaian yang dikenakan adalah simbol keagungan. Oleh karena itu, jika dipandang dari segi desain, pakaian tersebut terkesan rumit dan bernilai estetik tinggi

Untuk para laki-laki kaum bangsawan, pakaian adat Sunda yang mereka pakai antara lain jas tutup dengan bahan beludru hitam, disulam benang emas menyusuri tepi dan ujung lengan, celana panjang bermotif sama, kain dodot motif rengreng parang rusak, benten atau sabuk emas, bendo yang digunakan untuk tutup kepala, dan selop hitam sebagai alas kaki.

 

Koropak.co.id - Inilah Busana Adat Khas Jawa Barat (1)

 

Baca : Busana Bupati Ciamis Tuai Kritikan

Sedangkan bagi para perempuan, pakaian adat Jawa Barat yang dikenakan adalah kebaya beludru hitam dengan sulaman benang emas, kain kebat motif rereng, dan alas kaki berbentuk sepatu atau selop dengan bahan beludru hitam bersulam manik-manik.

Tidak lupa beraneka pernik aksesoris juga dipakai, misalnya tusuk konde dari bahan emas untuk rambut yang disanggul, giwang, cincin, bros, kalung, gelang keroncong, peniti rantai, dan aneka aksesoris lainnya yang dibuat dari emas bertahtakan berlian.*

 

Baca : Soal Bupati Salah Busana Bukan Kritik Personal

Berita Terkait