Trending
Berkesan, Teater Mati Sehari Menjelang Pemilukada

Berkesan, Teater Mati Sehari Menjelang Pemilukada

Jum'at, 12 April 2019 20:23 Erni Nur'aeni Mice


 

Koropak.co.id - Seseorang yang Mati Sehari Menjelang Pemilukada merupakan naskah teater yang dibuat oleh Bode Riswandi, dan diperankan oleh Unit Kelompok Mahasiswa (UKM) Teater 28 dari Universitas Siliwangi (Unsil). Ditemui Koropak di Gedung Kesenian Tasikmalaya (GKT), Jumat (12/4/2019) Penulis Naskah, Bode Riswandi mengatakan, teater ini menceritakan adanya kegelisahan di kampung tanah penggusuran.

Kegelisahan tersebut memuncak karena warga tidak mempunyai sertifikat untuk memperkuat agar kampung itu tidak digusur. Kekhawatiran itu dimanfaatkan oleh Bupati yang akan naik dan mencalonkan kembali sebagai calon kepala daerah petahana.

"Ceritanya kekhawatiran warga ini dimanfaatkan oleh oknum Bupati tersebut dengan mengiming-imingi sertifikat tanah, sehingga warga mau memilihnya menjadi Bupati kembali, namun pada akhirnya warga dibohongi," Katanya.

 

Koropak.co.id - Berkesan, Teater Mati Sehari Menjelang Pemilukada 3

 

Dijelaskan Bode, yang dapat membuka kebohongan Bupati tersebut ialah karakter Kemala yang merupakan istri simpanan Bupati dan kebetulan mengontrak rumah di kampung tersebut. Namun di mata warga, sosok Kemala ini adalah seorang Tuna Susila sehingga dinilai buruk oleh sekitarnya. Demi menyelamatkan kampung itu, Kemala rela mengorbanan nyawa dan dibunuh oleh antek-antek Bupati untuk menutupi kebohongannya.

"Sosok yang berani mengungkap kebohongannya ini si Kemala, namun ia harus menjadi korban, dibunuh oleh antek-antek Bupati untuk menutupi kebohongan," ujarnya.

Meskipun saat ini sedang musim pemilu, kata Bode, teater ini tidak ada sangkut pautnya dengan keadaan sekarang sebab teater ini merupakan pengembangan dari cerpen karya Bode yang ditulis dari tahun 2012.

"Tidak ada sangkut pautnya dengan keadaan sekarang namun jika ada yang menilai dan dikait-kaitkan dengan Pemilu, itu tergantung dari persepsi penonton saja," katanya.

 

Koropak.co.id - Koropak.co.id - Berkesan, Teater Mati Sehari Menjelang Pemilukada 1

 

Baca : Literasi Harus Membangkitkan Gairah Menulis

Pimpinan Produksi Teater 28 Dani Ramdhani menuturkan, teater Seseorang yang Mati Sehari Menjelang Pemilukada diperankan oleh 54 orang. Tantangan paling susah terletak dalam segi koordinasi para pemain di setiap sektornya, dengan latihan dalam waktu yang sangat singkat kurang tiga bulan.

"Latihannya tiga bulan dan yang paling susah dari mengkoordinasikannya karena kita melibatkan banyak massa," katanya.

Ditambahkan Dani, animo masyarat terhadap teater tersebut sangat luar biasa sehingga tiket yang berjumlah 2.000 lembar habis terjual. Dani merencanakan, tidak hanya akan bermain di Tasikmalaya, mereka pun akan bermain di Politeknik STT Bandung pada 27 April 2019, dan di Universitas Trunojoyo Madura pada 30 April 2019.*

 

Baca : Kupas Novel Jais Darga, Berikan Kesan Bermakna

 

Berita Terkait