Trending
Juli 2019, Kibar Budaya Kota Tasikmalaya Digelar

Juli 2019, Kibar Budaya Kota Tasikmalaya Digelar

Jum'at, 31 Mei 2019 15:59 Erni Nur'aeni Mice



Koropak.co.id - Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) akan menggelar Kibar Budaya Jilid 5 pada Juli 2019. Direncanakan, Kibar Budaya akan disuguhi bermacam pagelaran seni menarik dari 11 rumpun.

Dijumpai Koropak selepas kegiatan Diskusi Rencana Kibar Budaya 2019 yang digelar di RM Lemona, Jalan BKR Kota Tasikmalaya, Kamis (30/5/2019), Ketua DKKT Bode Riswandi menuturkan jadwal pelaksanaan rangkaian kegiatan Kibar Budaya telah disusun dan didiskusikan melalui kegiatan yang dihadiri rumpun kesenian serta sejumlah media partner pelaksanaan Kibar Budaya tersebut.

"Saat ini, kita lakukan sinkronisasi dari jadwal kegiatan yang akan disebarkan di media sehingga masyakat dapat mengetahui jadwal dari setiap pagelaran yang disuguhkan," ujarnya.

Adapun dari setiap rumpun seni tersebut, akan menyuguhkan sebuah penampilan istimewa, seperti rumpun karawitan menyuguhkan Gending Karesmen, Teater dengan Pementasan Dalang dan Wayang, Musik Keroncong Kolaborasi, Dramatisasi Puisi, Modeling, Pertunjukkan Rakyat, Seni Rupa, Tari, Film, Fotografi dan Padalangan.

"Secara agenda kegiatan, tahun ini hampir serupa dengan tahun lalu. Namun bedanya, tahun ini kita melibatkan teman-teman berkebutuhan khusus menampilkan skilnya dalam modeling, dengan kostum yang mereka buat sendiri," kata Bode.

 

 

koropak.co.id - Juli 2019, Kibar Budaya Kota Tasikmalaya Digelar (2)

 

Baca : Gebyar Pesona Budaya Masuk Event Kemenpar

 

Pada November 2019 akan diadakan Lomba Baca Puisi Tingkat Nasional yang diperuntukkan bagi mereka yang sudah master dan pernah menjuarai beberapa lomba puisi. Lomba tersebut direncanakan akan dilaksanakan kurang lebih tiga hari. 

Dijelaskan Bode, kegiatan sekarang dilaksanakan pada Juli sebagai langkah untuk memberikan jeda setelah pesta demokrasi. Sehingga originalitas Kibar Budaya tidak terkontaminasi urusan politik.

"Jadwal kita memang cukup molor karena selama Pemilu kemarin, kita tiarap dulu guna menghindari agar tidak terkontaminasi dengan pileg dan hal ini alasannya cukup logis," jelasnya.

Dewan kesenian hal ini membebaskan para rumpun untuk mengasah kreatifitasinya agar mengahasilkan sebuah pertujukkan yang berkualitas.

"Ide kreatifitas itu mah silahkan saja diserahkan kepada masing-masing rumpun jadi kita bebaskan," katanya.

Ia berharap, dengan kegiatan saat ini Dewan kesenian akan terus fokus menancapkan kakinya dalam membuat pagelaran untuk masyarakat sehingga akan terus memberikan pertujukkan bagi masyarakat. Bahkan DKKT sudah dilirik oleh Dewan-dewan kesenian di daerah lainnya, sehingga patut berbangga untuk kemajuan.

"Semoga masyarakat mendapatkan vitamin kesenian dan DKKT dapat terus mengadakan hal ini tentunya dengan adanya apresiasi dari masyarakat, dan pertunjukkan ini semuanya gratis," katanya.*

 

Lihat : Kota Tasikmalaya Saksi Dedikasi Putu Wijaya

 

 

Berita Terkait