Trending
Marak Korban Jatuh ke Jurang, LJSK Gelar Simulasi Evakuasi

Marak Korban Jatuh ke Jurang, LJSK Gelar Simulasi Evakuasi

Senin, 01 Juli 2019 08:28 Dede Hadiyana Komunitas


 

Koropak.co.id - Komunitas penggiat alam bebas yang menamai dirinya Lacak Jejak Sudut Kompas (LJSK) menggelar simulasi evakuasi korban yang jatuh ke jurang di sebuah jembatan Jalan Baru Cisinga Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Minggu (30/6/2019).

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin latihan yang wajib diikuti oleh warga tetap LJSK. Selain warga tetap, warga simpatisan pun berhak ikut setiap kegiatan pelatihan yang diadakan namun statusnya tidak wajib.

Kepala Suku LJSK, Alan Ramlan mengatakan kepada Koropak, pelaksanaan latihan simulasi ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan Skill para anggota atau biasa disebut warga di komunitas penggiat alam bebas tersebut.

"Setiap warga atau anggota diwajibkan menguasai ilmu dan teknik-teknik yang berkaitan dengan kegiatan di alam terbuka. Seperti salah satunya latihan simulasi evakuasi ini," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Marak Korban Jatuh ke Jurang, LJSK Gelar Simulasi Evakuasi (2)

 

Baca : Korban Jatuh Ke Jurang Goa Batu Badak Berhasil Dievakuasi

Latihan kali ini, ucap Alan, digelar berlangsung sejak Sabtu (29/6/2019) di lokasi yang sama. Hanya saja, untuk latihan sebelumnya para peserta lebih dikenalkan terlebih dahulu peralatan yang digunakan termasuk fungsinya.

"Kemarin, kita lebih perkenalan alat serta fungsinya sebelum masuk ke latihan simulasi. Bahkan, para warga diberikan materi Single Rope Technique (SRT) juga karena teknik itu yang akan digunakan pada latihan simulasi evakuasi," kata Alan yang juga sebagai mentor.

 

Koropak.co.id - Marak Korban Jatuh ke Jurang, LJSK Gelar Simulasi Evakuasi (3)

 

Baca : Evakuasi korbank jatuh Dari Tebing Dramatis

Pihaknya pun berharap, dengan keikutsertaan para warga dalam latihan ini bisa meningkatkan kemampuan dalam berkegiatan di alam bebas.

"Ketika mereka sudah benar-benar menguasai teknik ini diharapkan bisa membantu dan berpartisipasi secara langsung ke lapangan saat terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan seperti bencana alam yang sering terjadi belakangan ini," ucapnya.*

 


Baca : Abah bongkeng berbagi wawasan