Trending
Museum Keliling Jadi Magnet Pengunjung Tasik Motekar 2019

Museum Keliling Jadi Magnet Pengunjung Tasik Motekar 2019

Minggu, 21 Juli 2019 01:13 D. Farhan Kamil Mice


 

Koropak.co.id - Untuk menyemarakan prosesi menjelang Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-387 tahun 2019, museum keliling hadir dengan sejumlah peninggalan sejarah warisan budaya nusantara yang selama ini diamankan dan dirawat di museum nasional di Jakarta.

Benda-benda antik yang diboyong dari museum nasional dengan kontainer itu, dipajang dan ditata rapi di lantai dasar gedung Bupati Tasikmalaya, Jalan Raya Baypass Bojongkoneng Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Di hari pertama kemunculan museum nasional ini, ratusan pelajar dari sejumlah SD dan SMP di wilayah Kecamatan Singaparna berdatangan di bawah bimbingan guru, memadati lokasi museum tersebut.

Masih di lokasi yang sama, diperlihatkan juga bahan-bahan serta alat-alat termasuk hasil batik tulis Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya yang melegenda. Area ini pun menjadi bidikan banyak pengunjung.

Selain Prasasti Asli Gegerhanjuang, wayang golek dengan tokoh menarik "si cepot" nama lain dari Astrajingga, turut dipajang, warisan budaya yang telah diakui organisasi dunia UNESCO termasuk Kris (keris).  Benda sejarah lain yang juga dipajang antara lain, patung Budha Dipangkara, Prasasti Kota Kapur dan cerita kehidupan pra sejarah di Indonesia.

 

Koropak.co.id - Museum Keliling Jadi Magnet Pengunjung Tasik Motekar 2019 (2)

 


Baca : Prasasti Bersejarah Geger Hanjuang Hadir di Tasik Motekar 2019


Terkait Prasasti Geger Hanjuang, Peneliti Sejarah Kabupaten Tasikmalaya, Muhajir Salam mengaku sangat bahagia dengan kehadiran museum keliling yang sengaja membawa prasasti asli milik warga Tasikmalaya khususnya.

Prasasti itu terang Muhajir, adalah bukti keberadaan tatanan sosial di Tasikmalaya. Dari situ terungkap informasi tentang penobatan seorang Raja oleh Sanghiyang Batari Hyang bernama Dewi Janapati. Satu-satunya raja perempuan di Tatar Sunda pada zaman kebataraan.

"Hari Jadi ke-387 Kabupaten Tasikmalaya ini menjadi sangat spesial. Masyarakat dengan mudah melihat wujud asli peninggalan sejarah kebanggaan Tasikmalaya yang diperkirakan lahir pada April tahun 1111 pada masa Galuh Pakuan," tuturnya.*


Baca : Riwayat Tasikmalaya Wirawangsa Sang Peraih Kemerdekaan Sukapura

 

Berita Terkait