Trending
Islandia, Negeri Tanpa Siang dan Malam Selama 4 Bulan

Islandia, Negeri Tanpa Siang dan Malam Selama 4 Bulan

Senin, 26 Agustus 2019 20:36 Rizal Amirullah destinasi


 

 

Koropak.co.id - Pernah dengar kata ujung dunia? Di wilayah bumi paling utara ada sebuah negara bernama Iceland atau Islandia, yaitu negara dengan sistem demokrasi tertua di dunia, yang dianut sejak 950 Masehi sampai saat ini.

Islandia dikenal sebagai negara yang memiliki suhu ekstrim di kala musim dingin. Uniknya, meskipun memiliki musim dingin dengan suhu yang cukup ekstrim, Islandia merupakan dataran pusat pertemuan lempeng gunung api.

Banyak destinasi wisata yang sangat spektakuler di Islandia, dikarenakan Islandia merupakan tempat pertemuan lempeng gunung berapi Amerika dan Eropa. Dari sekian banyak objek wisata, terdapat Blue Lagoon, yaitu wahana air panas alam yang airnya berupa campuran 70 persen air laut dan 30 persen air tawar, dengan suhu bisa mencapai 38 derajat Celcius.

Di sekitar Blue Lagoon terdapat lumpur Silica dan garam mineral yang masih alami dan banyak dijadikan sebagai objek penelitian dari para ilmuan. Bahkan, di sekitar Blue Lagoon terdapat air terjun dengan air panas yang bisa dimanfaatkan sebagai pijat alami.

Di pertengahan Agustus 2019, Tim dari Koropak berkesempatan menyambangi objek-objek wisata di Islandia, termasuk Blue Lagoon. Usai menyusuri objek per objek yang ada di Blue Lagoon, tim Koropak melanjutkan safarinya ke Golden Circle, yakni objek wisata dengan keajaiban alam Geysir yaitu air mancur yang menyemburkan air panas alami ke udara dengan ketinggian mencapai 30 meter dan berlangsung setiap 10 menit sekali.

Di Golden Circle juga, bisa dijumpai Gullfoss, yaitu air terjun yang sangat terkenal di Islandia. Pada musim panas, di sekitar air terjun bisa melihat pelangi, sedangkan di musim dingin air terjunnya bercampur es.

 

 

Koropak.co.id - Di Islandia, Tidak Ada Siang dan Malam Selama 4 Bulan (1)

 

Baca : Oman Negeri Nabi Ayub AS Bersemayam 

 

Tim Koropak juga tidak melewatkan destinasi wisata Pingvellir Nasional Park, yakni tempat bersejarah dibuatnya Undang-Undang tentang demokrasi Islandia.

Saat berbincang dengan tim Koropak, penduduk asli setempat, Carlos menjelaskan bahwa cuaca di Islandia sangat labil. Terkadang tiba-tiba panas, juga tiba-tiba bisa turun hujan, bahkan bisa tiba-tiba berhembus angin kencang.

"Pas musim panas, di Islandia tidak ada malam hari selama 4 bulan. Tapi sebaliknya pada musim dingin, tidak ada siang hari selama 4  bulan," ujar Carlos.

Sumber daya alam di Islandia yang melimpah, membuat masyarakat berpikir cerdas untuk mengolahnya menjadi tenaga listrik dengan biaya operasional paling murah di dunia.*

 

Baca pula : Mumbai, Raksasa Industri Film Bollywood